NABIRE - Antonius Dogomo,S.Sos, Koordinator Umum se - Indonesia Tim Peduli Pendidikan Kabupaten Dogiyai, saat bertandang ke Redaksi Papuapos, Kamis (16/4) didampingi rekannya, Yulianus Keiya mengatakan, tindak lanjut dari Seminar tentang Pembangunan Sumber Daya Manusia Kabupaten Dogiyai yang telah dilaksanakan pada 15 – 16 Juni 2014, bertempat di Aula Koteka Moge tahun lalu, kembali menekankan kepada Pemerintah Kabupaten Dogiyai, melalui Dinas Pendidikan dan Pengajaran Dogiyai untuk merealisasikan janji yang telah disampaikan, yakni janji akan merealisasikan apa yang menjadi aspirasi dari para pendemo damai yang dilakukan oleh Tim Peduli Pendidikan Kabupaten Dogiyai. Dimana, aksi tersebut telah berlangsung pada tahun lalu (2014), yang mana aksi demi damai tersebut dilakukan oleh Tim Peduli Pendidikan Kabupaten Dogiyai di Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Dogiyai. Dan pada saat tiba di Dinas Pendidikan Kabupaten Dogiyai, kedatangan Tim Peduli Pendidikan Kabupaten Dogiyai pada saat itu, diterima langsung oleh, Kepala Dinas P dan P Kabupaten Dogiyai, Drs. Andreas Yobee, dimana dirinya berjanji akan mengakomodir aspirasi yang diajukan oleh Tim Peduli Pendidikan Kabupaten Dogiyai.Kata Dogomo, aspirasi yang diajukan oleh tim ini menyangkut 12 point, 3 point diantaranya yakni, Pemerintah Kabupaten Dogiyai harus membuat asrama permanen bagi para mahasiswa asal Dogiyai di seluruh kota studi yang ada di Indonesia. Kedua, memberikan beasiswa pendidikan per triwulan kepada seluruh mahasiswa asal Dogiyai yang berada di seluruh kota studi, dan ketiga, memberikan bantuan dana pendidikan kepada mahasiswa yang tengah menjalankan akhir studi. Oleh karena itu, dirinya selaku koordinator umum se - Indonesia tim peduli pendidikan Dogiyai, meminta agar Pemerintah Kabupaten Dogiyai, melalui dinas terkait untuk segera merealisasikan apa yang menjadi tuntutan dari tim peduli pendidikan Dogiyai. Pasalnya, aspirasi tersebut sudah disampaikan sejak tahun 2014, namun sampai saat ini ketiga point tersebut belum juga direalisasikan oleh Pemerintah Kabupaten Dogiyai.  “Karena dorang (Pemda Dogiyai, red) sudah janji pada tahun 2015 ini, dari dinas pendidikan akan diajukan ke Pemda dan di sidang anggaran tahun 2015 ini akan disahkan, padahal sidang aggaran sudah dilalui, tapi sampai sekarang belum juga diwujudkan, apa yang menjadi janjinya pada saat itu,”pungkas Dogomo. (cad)