Tim Kopertis IX Sulawesi Temukan 200 Ijazah UVRI Makassar Beredar di Nabire
NABIRE - Dari hasil Tim Koordinator Kopertis IX Sulawesi yang melakukan kegiatan turun lapangan di Nabire pada hari Kamis, 30 Nopember 2017
Bagikan
NABIRE - Dari hasil Tim Koordinator Kopertis IX Sulawesi yang melakukan kegiatan turun
lapangan di Nabire pada hari Kamis, 30 Nopember 2017 akhir pekan lalu, telah
ditemukan 200-an lebih Ijazah Sarjana (S-1) yang telah beredar di Nabire dari
kegiatan 4 kali wisuda, sementara telah diketahui bahwa Universitas Veteran
Republik Indonesia (UVRI) Makassar tidak memiliki ijin untuk membuka kelas jauh
di Nabire. Dengan alasan UVRI Makassar baru memiliki akreditasi C, hal lain yang mendukung tidak boleh
ada kelas jauh yakni UVRI tidak mendapatkan ijin dari Kemendikti dan juga UVRI
tidak memiliki kantor atau sekretariat dan tempat kuliah yang resmi di
kabupaten, sehingga 200-an ijizah yang telah beredar itu dianggap ijazah ilegal
yang tidak bisa dipergunakan lagi. Sebab 200-an mahasiswa/mahasiswi yang telah memegang ijazah UVRI telah melanggar ketentuan dan
perundang-undangan berlaku serta mereka itu tidak ditemukan namanya dalam data
Dapodik asal UVRI Makassar di Kemendikti, sehingga 200-an ijazah tersebut dianggap Asli tetapi Palsu (Aspal),
dinilai illegal. Dan dari hasil investigasi Kopertis IX juga ditemukan data lain bahwa dalam waktu (tidak
terlalu lama lagi) UVRI Makassar akan mewisuda lagi puluhan mahasiswa/mahasiswi
UVRI angkatan V di Nabire, akan tetapi Koordinator Kopertis IX, Prof. Dr. Ir.
Andi Niartiningsih, MP sudah menyatakan bahwa kegiatan wisuda UVRI kelas jauh
angkatan V Nabire akan dibatalkan. Karena menurut ibu Andi itu, kegiatan yang di lakukan oleh UVRI Makassar di Nabire dan
kegiatan tersebut sangat berbeda dan bertentuan dengan undang-undang serta aturan yang berlaku
di negara ini, soal kegiatan kelas jauh diluar kampus induk dan hal ini harus
dipertanggung jawabkan oleh pihak UVRI Makassar. (des)
Bagikan artikel ini



