NABIRE - Tiga gedung (ruang) kelas milik SMP YPPGI Nabire mengalami kerusakan serius pada dinding dan juga plafon, sehingga ketiga ruangan kelas tersebut tidak dapat digunakan sebagaimana tujuan awal dibangun, dengan demikian ketiga ruangan kelas itu hanya tinggal begitu saja.

Untuk itu, Kepala sekolah SMP YPPGI Nabire, Opace Youw, S.Pd, yang ditemui Papuapos Nabire, Senin (22/9) mengatakan, bukan saja kerusakan yang membuat pihak sekolah tidak bisa menggunakan tiga kelas tersebut, tetapi semenjak dibangun tiga kelas itu tidak ada meubeler seperti meja dan kursi, sehingga tidak bisa digunakan.

Namun dengan dukungan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pihak sekolah akan berusaya untuk menggantikan plafon maupun dinding yang rusak dan ke depan secara bertahap tiga ruangan itu akan diupayakan agar memiliki meubeler kursi dan meja. 

Selaku kepala sekolah bersama dewan guru melihat, ketiga ruang kelas yang mengalami kerusakan dinding dan plafon itu, karena digunakan bahan tripleks sangat tipis dan tidak tahan lama. 

“Untuk itu kami mohon ada dukungan dan perhatian dari Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire agar dinding antar kelas tidak lagi menggunakan bahan tripleks, tetapi sebaiknya menggunakan papan kayu agar bisa kuat dan bertahan lama,” harapnya.(des)