JAYAPURA– Dr. Roy Eduard Fabian Wayoi, dipercaya untuk menakhodai Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Papua periode 2023-2027.


Roy Wayoi terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Provinsi (Musprov) PODSI Papua yang digelar, Rabu (10/7/2024) di Wisma Atlet Mandala, Kota Jayapura.


Musprov PODSI Papua dihadiri oleh Waket Bidang Organnisasi PB PODSI, Dr.Muhadi, Sekretaris Umum KONI Papua, Pengurus PODSI Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Yapen.


Dr. Roy Eduard Fabian Wayoi yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Papua, berkomitmen untuk memajukan olahraga dayung di Papua.


“Papua sebelumnya merupakan daerah produsen atlet dayung yang mengharumkan nama Papua dan Indonesia di kancah internasional. Itu pekerjaan rumah bagi saya dan pengurus untuk memajukan olahraga dayung di Papua," ujarnya.


Dikatakan, langkah pertama yang dilakukan adalah menyiapkan perangkat organisasi PODSI Papua secepatnya, dan melakukan koordinasi dengan para senior dan pelatih dayung untuk menyiapkan tim dayung Papua menuju PON Aceh-Sumut.


Menurutnya, dalam arahan Sekum KONI Papua sudah sangat jelas, Dayung ini merupakan cabor andalan Papua. Tentu kita akan berupaya menyiapkan atlet untuk meraih prestasi di PON nanti.


“Saya belum bisa bicara target, tapi kita akan berusaha menyiapkan atlet dengan sisa waktu satu bulan kedepan, saya dan teman-teman pelatih serta pengurus nanti akan bekerja keras, sehingga bisa dapat medali di PON nanti,” katanya.


Sementara Waket Bidang Organisasi PB PODSI, Dr.Muhadi berpesan kepada ketua PODSI terpilih agar segera menuntaskan menyusun kepengurusan serta menyiapkan program kerja kedepan.


“Waktu 14 hari yang diberikan untuk tim formatur menyusun kepengurusan dapat segera dituntaskan, dan segera berkoordinasi dengan KONI untuk menyiapkan tim dayung Papua menuju PON Aceh-Sumut,” ucapnya.


Muhadi juga menaruh harapan besar kepada pengurus PODSI Papua untuk dapat memanfaatkan cabor dayang Papua (eks PON) untuk melatih atlet dan kembalikan nama Papua sebagai gudangnya atlet dayung nasional," tuturnya.(Bams)