NABIRE - Terkait adanya Sistim Penerimaan Murid Baru (SPMB) di awal tahun pelajaran 2026/2027, Kepala Bidang (Kabid) SMP/MTs Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Selpiana Magai, S.Si, dijadwalkan pagi ini (Rabu, 10 Mei 2026) akan melakukan kegiatan Turun Lapangan (Turlap) ke sejumlah SMP atau sekolah besar yang ada di daerah ini.

Di mana, kehadiran Kabid SMP/MTs ke sekolah-sekolah ini guna melihat dan mendapatkan laporan secara langsung terkait SPMB dan dirinya mengharapkan agar semua SMP dalam penerimaan murid baru harus selalu berpedoman pada ketentuan Dapodik, tetapi juga 4 sistim, yakni prestasi, afirmasi, domisili dan mutasi.

Dengan harapan jangan sampai siswa baru yang mendaftar tinggalnya di Kampung Kimi, tetapi mendaftarnya di salah satu sekolah yang ada dalam kota, sesungguhnya hal ini salah, karena nantinya pada Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) anak tersebut bisa saja lambat akibat faktor cuaca maupun hambatan lainnya.

Dikatakan Selpiana Magai kepada Papuapos Nabire, Selasa (9/6/2026), saat memantau kegiatan atletik renang menambahkan, hadir dirinya di sekolah-sekolah besar ingin memastikan semua lulusan SD/MI akhir tahun pelajaran 2025/2026 sebanyak 3.942 sudah terserap merata di 58 SMP/MTs yang ada di Kabupaten Nabire.

Selain itu, ia juga ingin memastikan agar semua SMP/MTs dalam penerimaan murid baru disesuaikan dengan jumlah kelas kosong yang tersedia, dengan demikian semua murid yang baru lulus SD /MI akan merata ke semua sekolah SMP/MTs sesuai dengan harapan bersama.

Selaku Kabid juga ingin memastikan apakah semua sekolah SMP besar sudah menjalankan 4 sistim dalam SPMB awal tahun pelajaran 2026/2027 atau tidak. Sebab dari 4 sistim itu penting, tetapi sistim domisli juga lebih penting agar anak ke sekolah tidak mengalami keterlambatan dengan alasan rumah atau tempat tinggal jauh.

Untuk itu, dalam kegiatan Turlap hari ini, lebih fokus pada sekolah besar dan selanjutanya ke sekolah besar pinggiran dan ke sekolah kecil yang ada di wilayah kota, guna mengambil data berapa siswa lulusan SD/Mi yang telah diterima di SMP yang ada. (des)