NABIRE - Hingga memasuki awal tahun pelajaran 2024/2025 ini, SMP Negeri 5 Nabire hanya memiliki jumlah kelas sebanyak 21 ruangan, dari 21 ruangan kelas itu tentunya tidak cukup, sehingga ruangan Laboratorium (Lab) IPA digunakan lagi sebagai tambahan ruang kelas guna menunjang proses atau Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di setiap hari efektif belajar.

Sementara data dari pihak sekolah menyebutkan, bahwa di setiap awal tahun pelajaran jumlah murid baru terus mengalami peningkatan, sedangkan jumlah ruang kelas sangat terbatas dan diharapkan ke depan harus ada tambahan dua hingga tiga ruangan kelas baru lagi guna mengantisipasi lonjakan murid baru di awal tahun pelajaran 2025/2026 mendatang.

“Walaupun kami sekolah telah melakukan penerimaan murid baru sesuai ketentuan, tetapi kami tidak bisa membatasi hak anak untuk mendapatkan pengetahuan di sekolah lanjutan tingkat pertama," demikian dikatakan Kepsek SMPN 5 Nabire Kardina H. Ibrahim, S.Pd.,M.Pd kepada Papuapos Nabire, Sabtu (9/11/24) kemarin.

Dikatakan, mulai dari kelas I hingga kelas III, semuanya masing–masing 7 kelas, sehingga total ada 21 ruangan kelas yang sudah penuh dengan pembagian jumlah murid dalam satu kelas tentunya berdasarkan ketentuan Dapodik dan dari 21 ruang kelas yang ada pada saat ini tidak mencukupi untuk tahun–tahun pelajaran mendatang.

Untuk itu diharapkan, adanya perhatian langsung dari Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Dinas Pendidikan Nabire, kalau bicara soal tanah atau lokasi untuk bangunan baru, sesungguhnya SMPN 5 Nabire punya tanah yang sangat luas yang dapat dibangun 7 ruangan kelas lagi, dari lokasi tanah yang ada di dalam pagar sekolah.(des)