Tak Ada Rumdis, Guru SMPN 1 Wapoga Dititipkan di Rumah Warga
NABIRE - Sejak dibangunya Unit Sekolah Baru (USB) SMPN 1 Distrik Wapoga yang terletak di Kampung Kamarisano pada tahun 2016/2017, tidak dise
NABIRE - Sejak dibangunya Unit Sekolah Baru (USB) SMPN 1 Distrik Wapoga yang terletak di Kampung Kamarisano pada tahun 2016/2017, tidak disertai dengan pembangunan rumah dinas (Rumdis). Sehingga para guru yang ditugaskan ke SMPN 1 Wapoga, kebanyakan dititipkan langsung di rumah–rumah warga Kampung Kamarisano ibukota Distrik Wapoga.
Diharapkan demerintah daerah melalui Dinas Pendidkan Kabupaten Nabire agar lebih memberikan perhatian membangunan Rumdis bagi para pahlawan tanpa tanda jasa yang bertugas di SMP N 1 Wapoga.
“Selaku kepala sekolah menitipkan guru di rumah-rumah masyarakat itu merupakan kesan yang kurang baik. Tetapi mau apa lagi, dan ini merupakan langkah yang tepat guna guru melaksanakan tugas,” kata Kepala SMPN 1 Distrik Wapoga, Charles Saroy, S.Pd kepada Papuapos Nabire, Senin (31/5).
Ditambahkan, soal pembangunan USB SMPN 1 Wapoga telah rampung. Dan kini yang menjadi permasalahan atau beban bagi seorang kepala sekolah adalah,tidak tersedianya rumah dinas, rumah jabatan kepala sekolah, pembangunan asrama dan pagar seluruh tanah milik sekolah.
Dirinya selaku kepala Sekolah sangat berharap adanya kebijakan dari dinas soal pembangunan rumah guru dan juga pembangunan asrama bagi anak-anak dari 4 kampung SD penunjang.
Karena di Distrik Wapoga itu ada 5 kampung, dimana ada 4 kampung yang sangat berjauhan dengan sekolah dan rata-rata transportasinya lewat jalur laut dan sungai. Dengan demikian pembangunan asrama sangat diperlukan guna menampung anak-anak masyarakat dari 4 kampung dan bisa melanjutkan pendidikan di SMPN 1 Wapoga. (des)
Bagikan artikel ini



