NABIRE - Masyarakat di Kabupaten Nabire dan sekitarnya perlu tahu proses belajar mengajar yang sesuai dengan norma yang berlaku. Sebagai salah satu tokoh pendidikan di daerah ini terus mengingatkan kepada masyarakat soal beredarnya kabar maupun temuan tentang ijazah asli tapi palsu (Aspal). Hal ini perlu diketahui bahwa orang tua dan mahasiswa perlu memilih program study yang tepat. “Pilihlah perguruan tinggi yang sudah mendapat izin resmi dari Dirjen Dikti maupun Kementerian Riset dan Teknologi. Saya bukan berusaha menyingkirkan yang lain, akan tetapi untuk saat ini yang baru mengantongi ijin dari Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi yang dulu Dirjen Dikti (Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi) di beberapa kabupaten di wilayah ini hanya baru USWIM dan kecuali beberapa kawan Pperguruan tinggi dari bidang agama dan kesehatan,” Demikian dikatakan Rektor USWIM Nabire, Drs. P.I.Suripatty, M.Si kepada media ini Senin (30/06) kemarin di ruang kerjanya.Dikatakan, informasi seperti ini sangat penting bagi masyarakat, karena bukan saja menyangkut mendapatkan ijin dan tidak mendapatkan ijin akan tetapi lebih penting lagi masyarakat harus tahu benar menyangkut pelaksanaan proses belajar mengajar yang dilaksanakan. “Harus tahu bahwa proses belajar mengajar juga perlu mendapat perhatian, jangan sampai mendapatkan ijazah tanpa melalui suatu proses belajar mengajar yang tidak sesuai dengan norma-norma yang berlaku,” papar Suripatty.Tambahnya, saat ini USWIM terus berbenah diri dan salah satu bentuk dari pembenahan organisasi ini adalah penerimaan mahasiswa baru gelombang pertama Tahun Akademik 2014/2015 yang dilaksanakan USWIM sampai dengan ditutup pada tanggal 26 kemarin, USWIM berhasil menjaring calon mahasiswa/i baru sebanyak 327 orang. Mereka yang telah melengkapi berkas sekitar 310 calon mahasiswa baru yang akan mengikuti tes tertulis maupun tes wawancara direncanakan tanggal 1 dan 2 Juli 2015.  “Sekali lagi saya menghimbau kepada masyarakat, orang tua, anak-anak yang mau melanjutkan study kalau mau memilih Prodi yang sama dengan USWIM saya mau sampaikan bahwa pilihan untuk masuk di USWIM itu tidak keliru,” terangnya.Menurutnya, masyarakat tidak perlu ragu masuk di USWIM, karena USWIM sekarang tidak seperti beberapa tahun yang lalu, waktu USWIM mulai berdiri. Pasalnya, USWIM sekarang 80 persen dosennya berpendidikan S-2 malahan ada dosen yang berpendidiakn S-3 yang sudah mengikuti pelatihan PEKERTI, AA dan proses pelatihan- pelatihan yang lain yang perlu diikuti oleh tenaga edukatif. “Jadi prinsipnya USWIM mempunyai kekurangan, kami siap  menerima masukan dari pihak manapun juga, karena sampai saat ini USWIM berjalan sesuai dengan motto kita yakni iman dan ilmu. Kita ingin menghasilkan lulusan yang betul-betul beriman bukan saja mereka kaya ilmu tetapi akhlak mereka itu juga lebih diutamakan,” jelasnya.Diakhir komentarnya, ia menambahkan calon mahasiswa yang mendaftar pada gelombang pertama ini akan mengikuti tes tanggal 1 dan 2 Juli dan pengumuman kelulusan pada 6 Juli. Sedangkan tanggal 8 Juli sampai dengan awal Agustus 2015 akan dibuka penerimaaan mahasiswa baru gelombang kedua, maka mereka yang belum sempat mendaftar pada gelombang pertama, kami persilahkan untuk mendaftar pada gelombang kedua.(rik)