NABIRE - Masyarakat Nabire, khususnya Suku Wate selaku pemilik hak ulayat di kota Nabire yang dulu sempat disebut kota singkong ini, dibawah kepemimpinan Alex Raiki akan siap bersinergi bersama pemerintah, termasuk dengan pihak gereja guna duduk bersama mendukung program-program pembangunan dalam rangka mensejahterakan masyarakat Nabire pada umumnya.Kepala Suku Wate Kabupaten Nabire, Alex Raiki dalam siaran presnya menyatakan siap mendukung program pemerintah, dari pusat dan provinsi maupun daerah. Dalam siaran persnya, Alex Raiki dan Suku Wate siap dukung program pemerintah daerah.Selaku pemangku otoritas pemilik hak ulayat kota Nabire ini, dirinya menambahkan, pihaknya akan bersinergi bersama pemerintah dan gereja untuk duduk bersama mendukung program pemerintah dalam rangka mensejahterakan masyarakat Nabire pada umumnya dan khususnya Suku Wate.“Selaku kepala suku bersama tim kerja adat sedang menggarap program prioritas terkait hak-hak hidup dan kesejahteraan masyarakat Wate yang berada di paling timur Kabupaten Nabire. Sebagai Kepala Suku Wate akan membuka diri pada suku mana pun yang datang dan bekerja hidup bersama-sama membangun Nabire tercinta ini,” kata Alex.Saran dan usul positif bersifat membangun ia dan tim adat akan menerima, kata Alex, ada dalam pikirannya sebagai kepala suku adalah perubahan dan lebih fokus lagi pada kesejahteraan masyarakat Wate itu sendiri. “Saya mencoba merubah paradigma lama sehingga enam suku pesisir kepulauan pemilik hak ulayat Nabire dihargai oleh saudara-saudarai kita dari suku lain yang datang hidup bersama kami di Nabire untuk selanjutnya sama-sama membangun daerah ini,” akunya. Dirinya dengan tim adat mengharapkan partisipasi aktif masyarakat, melindungi hak-hak dusun yang ada di laut, darat batas-batas adat antara keret-karet dan marga Wate dalam seluruh proses pembangunan menuju pada kesejahteraan, baik pembangunan fisik, saran prasarana ekonomi dan yang lebih utama pendidikan.(wan)