NABIRE - Guna menyukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak tahun 2024, 14 Februari 2024 nanti baik Pilpres, Pileg khususnya di 8 kabupaten Provinsi Papua Tengah, Penjabat Gubernur Papua Tengah (PT) diminta segera menyikapi Situasi dan Kondisi (Sikon) daerah, khususnya Kamtibmas.
Mengingat, dalam beberapa hari ini seperti di Kabupaten Intan Jaya dan beberapa kabupaten lainnya di Provinsi Papua Tengah, situasi keamanan daerah kurang kondusif.


Salah satu anggota DPRP Papua, Thomas Sandegau, ST ketika ditemui media ini menilai, perlunya ada koordinasi dan rapat bersama para pemangku kebijakan dalam menyikapi kondisi daerah tersebut agar benar-benar pelaksanaan Pemilu yang tinggal beberapa minggu kedepan ini berjalan aman dan damai.
Kita tentunya mengetahui, namanya politik banyak kepentingan didalamnya, sehingga menyangkut keamanan, kata Thomas Sandegau, perlu ada jaminan dari pemerintah, khusus dari pihak keamanan.


"Saya disini berbicara bukan menyangkut keamanan, seperti di Intan Jaya yang dalam beberapa hari ini memanas, namun menyeluruh di beberapa kabupaten di Provinsi Papua Tengah," tandas politisi Demokrat ini.


Pemilu tinggal berapa minggu lagi, kiranya pemerintah daerah atau perwakilan pemerintah pusat, dalam hal ini Penjabat Gubernur Papua Tengah memanggil beberapa penjabat bupati atau bupati yang masih menjabat untuk duduk bersama dengan pihak aparat keamanan, mulai dari Polda, Pangdam guna memberi jaminan keamanan jelang hingga selesai Pemilu tahun ini.


Karena dikhawatirkan, imbuh anggota DPRP Papua itu, pelaksanaan Pemilu Presiden dan Pileg ini bisa tertunda atau batal dilaksanakan di beberapa kabupaten yang masih terjadi gangguan keamanan.
"Guna mengantisipasi ini seyokganya perwakilan pemerintah dapat segera mungkin dapat memastikan jaminan keamanan selama Pemilu Serentak tersebut," harap Thomas.


Para bupati carateker atau Pj, sejauh ini kita belum mengetahui secara pasti soal jaminan keamanan dalam pelaksanaan Pemilu itu nantinya.
"Dapat serentak dilaksanakan atau dapat sukses untuk 8 kabupaten di Papua Tengah ini utamanya atau tidak, sangat penting Pj Gubernur Papua Tengah untuk duduk bersama dengan pihak keamanan," pungkas Thomas Sandegau.(wan)