STT-WG Meuwodide Deiyai Gelar Wisuda Perdana
DEIYAI - Sekolah Tinggi Teologi Widiyaiby Giay (STT-WG) Meuwodide kembali mengelar rapar Senat Terbuka angkatan perdana setelah membuka jenjang Strata Satu (S1). Pengukuhan atas kelima orang sarjana tersebut terdiri dari dua jurusan diantaranya, tiga orang jurusan Kependeta
Bagikan
DEIYAI - Sekolah Tinggi Teologi Widiyaiby Giay (STT-WG) Meuwodide kembali mengelar rapar Senat Terbuka angkatan perdana setelah membuka jenjang Strata Satu (S1). Pengukuhan atas kelima orang sarjana tersebut terdiri dari dua jurusan diantaranya, tiga orang jurusan Kependetaan dan dua lain dari jurusan Pendidikan Agama Kristen (PAK), Selasa (30/8) kemarin di Aula Klasis Kingmi Waghete, Deiyai, Papua.
Acara Wisuda bagi kelima sarjana tersebut, diawali dengan ibadah syukur yang dipimpin oleh Ketua Sinode Kingmi Papua, Pdt. Dr. Benny Giay, P.Hd, mengentengahkan thema umum “Berubah Untuk Menjadi Kuat” dengan Sub thema” mengagas pendidikan diawali dari keluarga menuju pendidikan formal”. Yang dikutib dari Alkitab Ulangan Pasal: 6. Pendidikan akan terbentuk dengan baik, kata Benny Giay, jika keluarga lebih berperan mendidik anak-anaknya dengan baik. “Keluarga sebagai pendidikan menuju pendidikan formal PAUD, SD, SMP, pendidikan jenjang selanjutnya,” ungkapnya serius dihadapan ratusan jemaat.Pendidikan menurutnya, anak-anak kita akan menjadi dewasa dalam mengenyam pendidikan dengan baik kalau keluarga memiliki pola mendidik yang baik. Antara kedua orang tua (ayah dan ibu) bersatu mendidik mereka. “Atas dasar pendidikan keluarga yang baik maka selanjutnya pendidikan formal akan terbentuk dengan baik dan mereka akan menjadi manusia yang berpendidikan dan akan berguna bagi masyarakat, gereja, dan pemerintah,” ungkap Benny tegas.Ia menyarankan, agar anak-anak tidak diracuni kenakalan remaja, pengaruh minuman keras, Narkoba dan kegiatan negatif lainnya. “Orang tua adalah guru pertama untuk mengantarkan anak-anak menuju perubahan dari sedini mungkin,” imbuhnya.Sementara itu, Ketua STT WG Meuwodide Pdt. Nahom Edoway, M.Th, menyebutkan keinginakannya untuk mengembangan sekolah tersebut menjadi sekolah yang bisa bersaing dengan lembaga pendidikan lain di perkotaan. “Saya sudah koordinasi dengan Ketua STT WP sebagai sekolah induk, agar kerjasama membuka jenjang pendidikan strata dua (S2),” jelasnya usai mewisudahkan 5 orang Sarjana Teologia tersebut, seraya beroptimis akan terus berkembang dan menjadi ladang yang subur untuk mencetak para petugas gereja, dan tenaga pendidik di bidang pendidikan agama Kristen.Menyingung sepak terjang perkembangan STT-WG di Deiyai Nahom mengatakan, sekolah tersebut mula-mula memiliki jenjang Diploma Tiga (DIII). Atas dukungan Pengurus Gereja Kingmi Koordinator Deiyai membuka tersebut yang berpusat di Distrik Tigi Barat, Onago Deiyai, tahun 2008. Sejak 2008-2014 telah mewisudakan dua angkatan dengan gelar Sarjana Muda Teologia (Sm.Th). pada angkatan pertama berhasil diwisudakan delapan orang dan angkatan kedua 12 orang.Pada tahun 2015, atas kesepakatan pihak STT Wolterpost sebagi sekolah induk, STT-WG Meuwodide meningkatkan status menjadi S1, dengan dua program study, yakni program ke-pendeta-an dan program study Pendidikan Agama Kristen (PAK), yang hasilnya diwisudakan pada Selasa (30/8) ini. (ris/ist)
Bagikan artikel ini



