SMPN 03 Juarai Liga GSI tingkat SMP/MTS
NABIRE - SMP Negeri 03 Nabire berhasil menjuarai pertandingan sepakbola Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat SMP/MTS Kecamatan Nabire tahun 2024, di Lapangan SMPN 03 Nabire Provinsi Papua Tengah pukul 16.00 WIT.

NABIRE - SMP Negeri 03 Nabire berhasil menjuarai pertandingan sepakbola Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat SMP/MTS Kecamatan Nabire tahun 2024, di Lapangan SMPN 03 Nabire Provinsi Papua Tengah pukul 16.00 WIT.
Pada babak final ini diisi laga eksebisi antara All Star Persinab versus Guru-guru Penjas. Eksebisi tersebut dilakukan agar dapat mendorong dan memberikan motivasi kepada adik-adik untuk lebih semangat kedepannya.
Mantan Legenda Persinab yang ternama turut mengambil bagian dalam laga eksebisi tersebut, seperti Yahya Sosomar, Denny Sembor, Maikel Danomira, Jack Kobogau, Wilson Aleng dan Ismail Dimara. Laga eksebisi tersebut dimenangkan All Star Persinab dengan skor 2-1.
Lanjut pada babak Final antara SMPN 03 bersus SMPN 02. ,Pada babak pertama, pemain SMPN 03 bermain sangat agresif, sehingga bisa menguasai bola dengan sangat baik.
Tidak berselang lama SMPN 03 berhasil mencetak gol cantik melalui Yason P, skor sementara 1-0 untuk SMPN 03.
Tidak butuh waktu lama, gol ke-2 kembali tercipta melalui gol cantik yang dicetak oleh Yason P dalam waktu kurang dari 3 menit, dan merubah skor menjadi 2-0.
Pada pertengahan babak pertama SMPN 02 berhasil memperkecil ketertinggalan melalui pemain nomor punggung 16, Fransiskus Magai.
*Skor 2-1 Bertahan Hingga turun Minum
Pada babak kedua, SMPN 03 dan SMPN 02 menaikan tempo permainan, hingga jual beli serangan pun terjadi, namun pada babak kedua tidak ada gol yang tercipta hingga akhir pertandingan skor bertahan 2-1 untuk kemenangan SMPN 03.
Dengan berakhirnya pertangingan ini sekaligus pembacaan nama-nama yang telah lolos seleksi. Untuk mengikuti pelatihan selanjutnya.
Berikut dibacakan langsung panitia pelaksana pertandingan sepak bola Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat SMP/MTS Kecamatan Nabire.
Nomor Punggung (NPG) 1 dari SMPN 01, NPG 1 dari SMPN 02, NPG 8 dari SMPN 03, NPG 4 dari SMPN 03, NPG 2 dari SMP Kristen Anak Panah, NPG 18 dari SMPN 09, NPG 2 dari SMPN 01, NPG 2 dari SMPN 04, NPG 6 dari SMPN 03, NPG 15 dari SMPN 01, NPG 8 dari SMPN 01, NPG 9 dari SMPN 03, NPG 10 dari SMP Santo Antonius, NPG 7 dari SMPN 03, NPG 10 dari SMPN 03, NPG 9 dari SMPN 05, NPG 7 dari SMPN 02, NPG 6 dari SMPN 02.
Itu adalah nomor punggung pemain yang telah dipilih dan siap nanti akan disampaikan agar mengikuti latihan di Lapangan SMP N 03 Nabire.
Oleh karena itu, perhatian untuk para pelatih yang melatih juga harus mempunyai lisensi, kita guru-guru hanya satu orang yang mempunyai lisensi adalah pelatih Anton Sampe, jadi Anton harus menjadi pelatih kepala dari tim kabupaten sampai ke provinsi dan asisten pelatih nanti kami akan tunjuk lagi untuk selanjutnya.
Selpiana Magai, S.Si selaku Kabid SMP/MTs Kabupaten Nabire mengatakan, pertama kita bersyukur kepada Tuhan, oleh karena kasihnya kita telah diijinkan bertanding dalam GSI kurang lebih satu Minggu, dan anak-anak dalam keadaan sehat dan selamat, itu karena Tuhan.
Kemudian yang kedua, ucap terima kasih kepada semua peserta dari 8 sekolah yang sudah bertanding, yang sudah memberikan yang terbaik di lapangan, kemudian yang berikut, kenapa kami tidak siapkan hadiahnya di sore hari ini, karena ini pertandingan masih berlanjut, para pemain yang tadi disebutkan namanya itu akan bertanding dengan peserta atau club dari Distrik Nabire Barat, itu di tingkat kabupaten, setelah pertandingan itu di adakan di tingkat kabupaten antara dua distrik, barulah nanti kita bisa tetapkan pemenangnya menuju ke provinsi mewakili Kabupaten Nabire.
Selanjutnya, untuk anak-anakku yang hari ini tidak disebutkan namanya, jangan kecewa. Masih ada hari esok, masih ada tempat lain yang anak-anak bisa berikan, hari ini anak-anak sudah memberikan yang terbaik, sudah bawa nama sekolah, sudah bertanding itu sudah luar biasa.
"Untuk transportasi dari pada semua pemain, kami akan hitung semuanya, jadi tidak hanya kepada pemenang juara 1, 2, 3 dan seterusnya atau mereka yang akan bertanding dengan distrik di Nabire Barat, tetapi untuk semua pemain dari 8 sekolah itu akan dihitung transportasinya" ujar Selpiana Magai, selaku Kabid SMP/MTs Kabupaten Nabire.(joseph)
Bagikan artikel ini



