NABIRE - Semenjak pembukaan pendaftaran murid baru yang dilakukan secara serempak di semua SMP/MTs yang ada di wilayah kota Nabire sejak Senin (24/6) hingga saat in, SMP Negeri 5 Nabire tetap membuka sistim antrian bagi orangtua murid yang mendampingi anak–anak mereka untuk mendaftarkan menjadi peserta didik.Untuk itu dari awal pendaftaran hingga pengembalian formulir tetap menggunakan sistim antrian agar dalam penerimaan murid baru tidak terjadi kesalahan, karena bukan saja surat keterangan lulus yang diperiksa akan tetapi juga Kartu Keluarga (KK) yang harus diperiksa oleh panitia penerimaan murid baru diawal tahun pelajaran 2019/2020 ini.Demikian dikatakan Kepala SMPN 5 Nabire Nastiti Kristyani, S.Pd.,MM kepada Papuapos Nabire, Rabu (26/6), di ruangan kerjanya seraya menambahkan, SMPN 5 Nabire mempunyai target untuk menerima murid baru sebanyak 224 orang yang akan mengisi 7 ruangan kelas baru sesuai dengan jumlah ruangan kelas yang ada.Namun hingga hari ketiga pendaftaran ini, baru ada 191 murid lulusan SD/Mi yang telah mendaftarkan diri, sehingga dengan sisa waktu beberapa hari kedepan dipastikan jumlah murid yang kurang akan terpenuhi dengan sendirinya.Untuk itu diharapkan setelah pengembalian formulir, sesuai dengan jadwal yang ada akan dilakukan tes masuk pada hari ini Kamis 27 Juni 2019 dan pada Jumat 28 Juni akan diumumkan hasil tes dan pada Sabtu 29 Juni akan dilakukan rapat bersama dengan orangtua murid yang telah resmi diterima.Ketika disinggung soal sistim zonasi atau kewilayahan dalam penerimaan murid baru, langsung dijawab Kepsek Nastiti, sistim zonasi sudah merupakan salah satu syarat mutlak yang harus diperhatikan oleh semua sekolah diawal tahun pelajaran ini.(des)