SMPN 5 Gelar Workshop Revisi Kurikulum dan SPMI Bersama Sekolah Imbas
NABIRE - Bertempat di aula Pertemuan SMP Negeri 5 Nabire, Kamis (19/9), Kepala Bidang SMP/MTs Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire Melkias Peke
Bagikan
NABIRE - Bertempat di aula Pertemuan SMP Negeri 5 Nabire, Kamis (19/9), Kepala Bidang SMP/MTs Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire Melkias Pekey, S.Pd,S.Ip.,MM membuka secara resmi kegiatan Workshop Revisi Kurikulum dan Sosialisasi Penjaminan Mutu Internal (SPMI) bersama 5 sekolah imbas serta sosialisasi Program Bimbingan Bakat dan Prestasi (PPBP) bersama sekolah mitra.Dalam sambutannya Kabid mengatakan, ada tiga kegiatan yang dilaksanakan oleh SMPN 5 Nabire sebagai sekolah model bagi sekolah imbas dan juga sekolah mitra merupakan salah satu solusi guna meningkatkan mutu atau kwalitas pendidikan di Kabupaten Nabire, sehingga kegiatan ini sangatlah penting untuk dilaksanakan.Karena selama ini berdasarkan data di lapangan telah terdapat banyak anak sekolah yang sudah lupa dengan buku, sehingga hal ini sudah menjadi sebuah tantangan global yang terjadi pada dunia pendidikan, maka sebagai guru harus mencari solusinya agar anak kembali membuka buku apa saja untuk dibaca sebagai bekal tambahan ilmu pengetahuan.Sehingga lewat momentum yang berbahagia ini selaku kepala bidang SMP/MTs kembali mengajak semua kepala–kepala sekolah di 5 sekolah imbas dan sekolah mitra serta SMPN 5 sebagai sekolah model agar dapat mengajak anak untuk membaca buku-buku apa saja maupun koran guna menambah pengetahuan atau wawasan anak atau peserta didik.Sebab berdasarkan data lain pula, pada akhir-akhir ini orangtua murid terlihat kurang memberikan motivasi kepada anak di rumah untuk membaca, sehingga dengan kurangnya motivasi itu anak juga menjadi malas untuk memegang buku.Dengan demikian pada kesempatan ini selaku Kabid meminta para guru yang ada di semua SMP/MTs untuk wajib menjadi contoh yang baik kepada warga belajar, sehingga diharapkan lebih banyak guru mengajak anak-anak untuk selalu membuka buku dan membacanya di jam-jam kekosongan pelajaran di sekolah.(des)
Bagikan artikel ini



