SMPN 1 Nabire Gelar Peduli Lingkungan Nabire
NABIRE – Pelajar dan para guru SMP Negeri 1 Nabire melakukan pembersihan lokasi Pantai Nabire, Senin (10/7/23). Kegiatan bersih-bersih lingkungan ini digelar dalam rangka peduli lingkungan. Agar Kabupaten Nabire tetap bersih dan indah. Karena Nabire ini bukan seperti Nabire yang lalu, tetapi Kabupaten Nabire sudah menjadi ibukota Provinsi Papua Tengah.

NABIRE – Pelajar dan para guru SMP Negeri 1 Nabire melakukan pembersihan lokasi Pantai Nabire, Senin (10/7/23). Kegiatan bersih-bersih lingkungan ini digelar dalam rangka peduli lingkungan. Agar Kabupaten Nabire tetap bersih dan indah. Karena Nabire ini bukan seperti Nabire yang lalu, tetapi Kabupaten Nabire sudah menjadi ibukota Provinsi Papua Tengah.
Kegiatan peduli lingkungan di sepanjang Pantai Nabire dihadiri Kepala Sekolah SMPN 1 Nabire, dewan guru, Forkopimda Kabupaten Nabire, pelajar SMPN 1 Nabire.
Salah seorang anggota DPRD Kabupaten Nabire, Hj. Katrin Maruanaya kepada Papuapos Nabire, mengatakan, ada satu hal yang menarik di pagi hari ini. Kita melihat SMPN 1 Nabire telah membuat hal yang sangat menarik di pagi hari ini. Mereka membagikan brosur kepada seluruh masyarakat Nabire demi menjaga lingkungan. Sehingga kita bisa belajar menjaga kebersihan dan kita membuang sampah pada tempatnya.
Dikatakan Kepala Sekolah SMPN 1 Nabire, Pilemon Musendi, dalam rangka lomba Adiwiata pihaknya bersihkan tidak hanya di halaman sekolah. Tetapi di lingkingan masyarakat umum juga agar masyarakat umum bisa sadar soal kebersihan. Lanjutnya, berdasarkan SK Bupati Nabire, SMPN 1 Nabire adalah sekolah Adiwiata. Dengan demikian kita tetap mempertahankan SK Bupati itu dan kita tetap pertahankan itu sehingga SMPN 1 Nabire tetap menjadi sekolah Adiwiata.
Ditambahkan Theresia Irmayanti Maker, S.Pd, MM, pihaknya dari SMPN 1 Nabire di tahun 2021 terpilih menjadi penyelenggara adiwiata di tingkat sekolah dan sudah berjalan. Agar anak-anak bisa menjaga kebersihan lingkungan dan berusaha menjauhkan diri dari alat-alat plastic.
Yang kedua, lanjutnya, implementasi dari kegiatan adiwiata ini kita harus bersirnegi dengan lingkungan. Salah satunya kita harus melakukan kerja bakti di luar sekolah.
“Dan ini setiap tahun kami sudah bikin. Tahun 2021 kita bikin di Pantai Gedo dan di tahun 2022 kami melaksanakan juga ditempat yang sama di Pantai Gedo dan di tahun 2023 ini kami bikin di sepanjang Pantai Nabire. Jadi ini merupakan implementasi dari kegiatan adiwiata,” ujarnya. (rob)
Bagikan artikel ini


