SMP Negeri 1 Nabire akan Pamerkan Hasil Karya Paving Block
NABIRE - Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah akan memamerkan hasil karya dari limbah-limbah sampah untuk dijadikan Paving Block. Hal ini seperti disampaikan, Amos Tikupasang, S. Pd, selaku guru pembina pembuatan bahan limbah sampah menjadi Paving Block, Senin (13/01/2025), bertempat di ruang Kepsek SMP Negeri 1 Nabire.

NABIRE - Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah akan memamerkan hasil karya dari limbah-limbah sampah untuk dijadikan Paving Block. Hal ini seperti disampaikan, Amos Tikupasang, S. Pd, selaku guru pembina pembuatan bahan limbah sampah menjadi Paving Block, Senin (13/01/2025), bertempat di ruang Kepsek SMP Negeri 1 Nabire.
Selaku guru pembina, dirinya juga menyampaikan hasil karya pavingblock ini pernah diperlihatkan saat pameran Hari Lingkungan Hidup di Taman Gizi tahun lalu.

Dikatakan Amos Tikupasang, pembuatan paving block ini mudah, namun hal ini perlu dukungan dari pemerintah untuk program ini, jangan pada saat hari Nasional lingkungan hidup saja sekolah diperlukan dan setiap ada kegiatan kebersihan di hari Jumat, SMP Negeri 1 selalu aktif.
Dirinya berharap kedepan, karya seperti ini perlu diperhatikan oleh pemerintah agar siswa-siswi memiliki keterampilan dalam sekolah, untuk mengurangi hal-hal negatif yang saat ini terjadi dan ada di kalangan pelajar, seperti permainan game online dan lainnya.
Hasil dari siswa-siswi ini yang paling menarik dari semua pameran yang dibuat ialah paving block dari limbah sampah plastik yang dibakar lalu ditaruh di tempat besi yang sudah ada cetakannya. Bahan yang sudah dibakar lalu diletakkan dicetakan segi lima untuk menghasilkan hasil yang baik. Pada saat dicoba hasil pavingblock ini kuat dan tahan.
Sementara itu, perwakilan guru pembimbing siswa-siswi, Warsiti, S.Pd menyampaikan diluar kegiatan diatas, yakni mengenai program makan bergizi dari pusat belum sampai ke SMP Negeri 1 Nabire. Kalaupun ada program tersebut pasti dari pihak sekolah akan sampaikan ke pihak media, dalam hal ini juga belum ada informasi lebih lanjut dari Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah.(feb)
Bagikan artikel ini



