NABIRE - SMP Al-Madina 1 Nabire memakai kurikulum nasional atau kurikulum Merdeka. Di mana, di dalam kurikulum merdeka terdapat penguatan terhadap intrakulikuler yang disebut sebagai kokurikuler. 

Kegiatan kokurikuler yang diadakan di SMP Al-Madina ini adalah kegiatan ketiga dengan tema ‘kewirausahaan kreatif dan inovatif di era digital’.

"Tujuan dari kegiatan ini ialah membekali anak agar mempunyai jiwa kewirausahaan di masa yang akan datang," ucap Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Al-Madina 1 Nabire, Yatmi, S.Pd, ketika diwawancarai media ini, Kamis (29/1/2026).

Ia berharap agar peserta didik mampu memiliki jiwa kreativitas, memiliki semangat kolaborasi dan dengan adanya dimensi kelulusan, yang mana di SMP Al-Madina mempunyai 3 dimensi profil kelulusan, di antaranya kreativitas, kolaborasi dan kesehatan.

"Anak-anak sangat antusias sekali karena saya melihat dari kemarin sudah mulai melakukan persiapan, di mana anak-anak lebih senang melakukan kokurikuler. Tanggapan dari orang tua sendiri menyambut baik, karena terbukti banyak pesanan atau orang tuanya menghadiri untuk membeli dan melihat bazar yang dilakukan," pungkasnya.

Salah satu guru di SMP Al-Madina 1 Nabire, Doni menambahkan kegiatan Kokurikuler yang ketiga ini mengusung tema ‘mengembangkan kewirausahaan kreatif dan inovatif di era digital’, di mana pesertanya sendiri dari kelas 7 sampai kelas 9 SMP Al-Madina 1 Nabire. 

"Sebelum hari puncak bazar pada hari ini (Kamis, 29/1/2026), kegiatan sebelumnya, yaitu melakukan pembekalan materi dari Senin seperti belajar tentang llmu ekonomi, kewirausahaan. Selasanya membuat brosur dan menggunakan canva lalu membuat banner. hari Rabu membuat pengolahan setengah jadi dan pada hari ini mulai dijual lalu hari Jumat akan melakukan presentasi kelompok," ucap Doni.

Ia mengatakan, respon dari orang tua wali murid sendiri sangat baik, orang tua mendukung dan dewan guru juga sepakat untuk anak-anak sekolah lain meriahkan bazar tersebut di Kabupaten Nabire.

"Harapannya agar ilmu yang diberikan bermanfaat dikemudian hari dan juga tetap semangat dalam kegiatan apa pun serta menjadi wirausaha yang sukses ke depannya. Jumlah siswa ada 5 kelas, kelas 7 2 Rombongan Belajar (Rombel), 8 2 Rombel, 9 1 Rombel, jadi ada 10 kelompok atau stand yang dibagi dan tiap kelompok terdiri dari 13-14 orang," pungkasnya.(edi)