NABIRE - Telah diketahui Bersama, pada 19 Mei 2026 lalu, gedung sekolah SMK Negeri 3 Nabire yang terletak di Kampung Samabusa Distrik Teluk Kimi dilahap Si Jago Merah (api) hingga rata dengan tanah dalam kurun waktu beberapa jam saja.

Sehingga dengan terbakarnya seluruh bangunan SMKN 4 tersebut, pihak sekolah telah berencana membangun gedung atau ruang kelas baru yang bersifat darurat agar dapat digunakan sementara dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pada awal tahun pelajaran 2026/2027 ini.

Sementara untuk proses Sistim Penerimaan Murid Baru (SPMB) telah digunakan salah satu rumah guru sebagai kantor, juga untuk penerimaan murid baru. Sebab seluruh bangun gedung SMKN 4 telah ludes oleh si jago merah pada 19 Mei lalu.

Dikatakan Kepala sekolah SMKN 4 Nabire, Yohanes Singgamui, S.Pd, kepada Papuapos Nabire via telepon genggamnya, Rabu (10/06/2026) menambahkan, sambil membuka pendaftaran murid baru, pihaknya juga menyiapkan bahan bangunan untuk bangun gedung kelas baru darurat.

Sehingga sambil menerima murid baru, akan dibangun gedung darurat yang bahan bangunan dari para guru. Dengan demikian, selaku kepala sekolah dan juga dewan guru kini tinggal menunggu pihak mana yang sudi membantu, karena gedung baru darurat yang dibangun pasti membutuhkan biaya yang cukup besar untuk membeli bahan dan juga biaya atau ongkos orang kerja, harapnya. (des)