DOGIYAI - Tak boleh pilih diam, apalagi kalah strategi. Siraturami, komunikasi efektif tim pemenangan Pasangan Calon (Paslon) jalur independen ini tak boleh kalah siasat untuk kemenangan menuju O1 (Bupati) dan Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai.

Hal ini sudah harus dibangun sebelumnya, karena inti sari dari rangkuman konsep tim pemenangan sudah sampaikan kepada RT dan kepala kelurahan, termasuk kepala kampung dan kepala distrik di Dogiyai.

Tim pemenangan Paslon ini juga harus merangkul beberapa kerukunan yang ada di Dogiyai, dan harus lebih berkerja keras karena Dogiyai dalam kondisi gangguan keamanan yang cukup serius.

Demikian ini, akibat kekosongan silaturahmi antara pihak dewan, pemerintah, TNI dan kepolisian. Moanemani sebagai pusat pemerintahan dan pembangunan mesti nyaman dan terkendali. Beberapa kegiatan pelanggaran bersifat kriminal, seperti aksi pembakaran kantor pemerintah, pemalangan mobil di jalan, gangguan keamanan akibat minuman beralkohol miras.

Ada informasi pembukaan jalan baru Pemerintah Kabupaten Deiyai dan Paniai, adanya gangguan-gangguan yang terjadi di distrik Kamu Utara di Kabupaten Dogiyai, dan masyarakat tidak bisa kerja secara leluasa untuk berdiskusi atau hal lainnya oleh warga di Moanemani.

Silaturahmi siasat tim pemenangan ini dengan istilah 'Toye mana permai sepuluh hukum perintah Allah. Arti nama 'Opaninai kasih cuma–cuma'. Dengan masyarakat daerah Kamapi atau Kamuu dan Mapia, sehingga silaturahmi bagi penting yang harus dilaksanakan untuk menuju Dogiyai Dou Enaa.(don)