NABIRE - Dalam rangka menyikapi Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Sitkamtibmas) Kabupaten Nabire jelang pesta demokrasi Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nabire, 9 Desember 2020 nanti, Kepolisian Resor Nabire menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral.

Rakor lintas sektoral jelang Pilkada Nabire sebagai upaya penyatuan presepsi antara pihak penyelenggara dan pengawas Pemilu dengan pihak pemerintah daerah dan aparat keamanan serta pihak terkait di daerah ini.

Dalam Rakor lintas sektoral sehari dipimpin Kapolres Nabire AKBP Kariawan Barus, SH,S.IK.,MH, didampingi Dandim 1705/Paniai, diwakili Kasdim 1705/PN Mayor Inf Prihatin, S.Sos, Kajari Nabire Rahmadani SH,.MH, penyelenggara Pilkada Ketua KPU dan Bawaslu Kabupaten Nabire serta elemen pemerintahan lainnya.

Pada kesempatan pertama dalam sambutannya Kapolres Nabire Kariawan Barus mengatakan, tujuan dilaksanakannya pertemuan dan rapat bersama ini tiada lain untuk membahas persiapan kita kedepan mengenai langkah-langkah meredam isu yang berkembang di tengah masyarakat.

“Beberapa permasalahan yang harus diselesaikan secara bersama-sama itulah mengapa dalam hal ini saya mengundang saudara-saudara sekalian, seperti salah satunya mengenai permasalahan Daftar Pemilih Tetap (DPT), isu percetakan KTP sampai malam hari, mobilisasi massa, permasalahan kedatangan tokoh berpengaruh di Kabupaten Nabire, permasalahan pergantian RT, permasalahan petugas KPPS yang dianggap tidak netral,” ujar Kapolres K. Barus.

Selain itu, lanjut mantan Kapolres Kepulauan Yapen itu, persiapan aparat TNI/Polri dalam rangka menyikapi Pilkada Kabupaten Nabire 2020 merupakan persiapan anggota mulai dari BKO Polda Papua, BKO Brimob Yon C, BKO Brimob Nusantara dan BKO TNI.

“Dengan begitu saya sampaikan kepada pihak penyelenggara jangan segan-segan menegakkan peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam melaksanakan Pilkada Serentak kali atau tahun ini,” pungkas Kapolres.

Dalam Rakor lintas sektoral agar tertutup tersebut, sempat pula dibahas beberapa hal menyangkut kesiapan dari pihak penyelenggara sendiri, hingga bagaimana upaya yang perlu diambil agar pelaksanaan Pilkada Kabupaten Nabire yang tinggal hitungan hari tersebut dapat terlaksana sesuai harapan bersama, sejuk, aman dan damai.(wan)