Sikapi Pelni, Satgas Covid Akan Koordinasi dengan Bupati
NABIRE – Menyikapi permohonan PT Pelni untuk izin singgahnya Kapal Pelni ke Nabire dan merekomendasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (D
NABIRE – Menyikapi permohonan PT Pelni untuk izin singgahnya Kapal Pelni ke Nabire dan merekomendasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire menyetujui masuknya kapal PT Pelni di Nabire, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nabire akan koordinasi dengan Bupati Nabire sebagai Ketua Umum Tim Gugus Tugas Covid (corona virus disease) 2019 Kabupaten Nabire sekaligus sebagai Bupati Nabire.
Untuk sementara, Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 belum bisa menjawab permohonan PT Pelni Cabang Nabire karena wewengan ketua umum.
Ketua Harian Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nabire, Victor Fun saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (30/11) mengatakan permohonan PT Pelni untuk izin masuk kapal Pelni ke Nabire, Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nabire akan melaporkan hal ini kepada Bupati Nabire, Isaias Douw yang juga Ketua Umum Gugus Tugas Covid -19 di daerah ini.
Sebagai Ketua Harian, belum bisa menjawab karena kebijakannya di ketua umum selaku Bupati sehingga permohonan tersebut akan dilaporkan kepada Bupati Nabire.
Oleh sebab itu, Ketua Harian Gugus Tugas Covid -19 meminta masyarakat di daerah ini agar tetap bersabar, menanti jawaban dari Bupati Nabire.
Victor Fun menjelaskan, dalam rangka menuju Nabire New Normal, pemerintah telah membuka akses transportasi secara bertahap dengan membuka pelayanan armada Lion Group (Wings Air), dan Garuda secara bertahap dengan mengutamakan protokol kesehatan.
Setiap orang yang masuk dan pergi melalui jalur udara tetap syarat melakukan rapid tes dan swab baik pada saat datang maupun pergi.
Disamping armada udara, kata Victor Fun, dalam rangka New Normal, pemerintah juga telah membuka akses laut dengan pelayanan kapal ferry untuk melayani kebutuhan hari raya dan liburan anak-anak sekolah bagi warga masyarakat di daerah ini, beberapa waktu lalu.
Bupati Nabire, Isaias Douw telah mengizinkan pelayanan Kapal Ferry untuk wilayah pelayanan internal Papua.
Dua Kapal ferry diizinkan masuk ke Nabire yakni KMP Masrei untuk melayarinya dari Biak – Serui – Waren - Nabire dan KMP Wainami dengan tujuan Manokwari - Wasior – Nabire.
Bupati menyerahkan tanggungjawab untuk mengkordinir pelayanan kapal Ferry kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Nabire.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nabire ini menambahkan, menyangkut izin masuknya kapal milik PT Pelni ke Nabire, akan dijawab oleh Bupati.
Apabila Bupati memberikan petunjuk kepasa Ketua Harian untuk menanggapi permohonan PT Pelni, Victor Fun mengatakan pemerintah daerah bersama Tim Gugus Tugas Covid -19 akan kordinasi dengan PT Pelni nantinya.
Ia mengingatkan, perlu diketahui bersama bahwa sejak pemerintah daerah bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 membuka akses transpotasi, justru terjadi peningkatan jumlah kasus warga yang terpapar Covid -19.
Setiap hari, kasus Covid -19 di daerah ini terus bertambah, seperti disebarkan Media Centre Gugus Tugas Covid -19 seperti dilansir melalui media.
Oleh sebab itu, kata Fun, pemerintah daerah terus mewajibkan warga di daerah untuk melaksanakan protokol kesehatan, sweeping masker agar warga sadar memakai masker saat keluar rumah dan berada di kerumunan orang banyak. (ans)
Bagikan artikel ini



