Sidak RSUD Nabire, Sekda Ingatkan Ketertiban dan Kenyamanan Pasien
Berdasarkan pemantauan di lapangan, Sekda Menilai masih terdapat beberapa hal yang perlu dibenahi demi meningkatkan mutu pelayanan. Evaluasi ini tidak hanya ditujukan kepada para petugas kesehatan pada saat pergantian jam dinas dari siang ke malam, tetapi juga kepada seluruh pengunjung rumah sakit.

NABIRE — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd., M.Pd., menyampaikan sejumlah hal penting terkait hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukannya di rumah sakit setempat. Sidak tersebut berlangsung pada Minggu malam mulai pukul 20.30 hingga 23.30 WIT guna memantau secara langsung kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Berdasarkan pemantauan di lapangan, Sekda Menilai masih terdapat beberapa hal yang perlu dibenahi demi meningkatkan mutu pelayanan. Evaluasi ini tidak hanya ditujukan kepada para petugas kesehatan pada saat pergantian jam dinas dari siang ke malam, tetapi juga kepada seluruh pengunjung rumah sakit.
Salah satu poin utama yang menjadi perhatian adalah penataan area bagi penunggu pasien. Pemerintah daerah mengimbau agar masyarakat tidak menjadikan selasar maupun area jalan di lingkungan rumah sakit sebagai tempat tidur, demi menjaga ketertiban umum.
Pemerintah Kabupaten Nabire menyarankan agar jumlah penunggu pasien dapat dibatasi demi kenyamanan bersama. Idealnya, setiap pasien didampingi oleh maksimal dua orang anggota keluarga agar ruang perawatan dan area sekitar tidak terlalu padat.

"Hal-hal ini semua akan kita perbaiki, sehingga pelayanan di rumah sakit itu betul-betul bisa berjalan sebagaimana mestinya," tegas Sekda Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd., M.Pd., saat memberikan keterangan resmi melalui sambungan telepon pada Senin (12/10/2026).
Selain masalah penataan pengunjung, penggunaan sarana air bersih juga menjadi perhatian serius mengingat wilayah setempat sedang mengalami musim kemarau. Masyarakat diimbau untuk bijak menggunakan fasilitas air dan tidak mencuci pakaian keluarga di rumah sakit.
Masyarakat diharapkan dapat menyelesaikan aktivitas mencuci di rumah masing-masing sebelum membawa pakaian ke rumah sakit. Langkah ini sangat penting untuk menghemat ketersediaan air bersih serta menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan perawatan.
Sekda juga menekankan pentingnya menjaga suasana tenang dan bebas asap rokok di kawasan rumah sakit. Seluruh pengunjung diminta tidak merokok maupun mengonsumsi pinang di dalam area rumah sakit demi mendukung proses penyembuhan para pasien.(sam)
Bagikan artikel ini



