Sertijab dan Pidato Penyampaian Visi Misi Bupati dan Wabup Deiyai
DEIYAI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Deiyai melaksanakan Rapat Paripurna dengan agenda Sidang Paripurna Istimewa DPRD Deiyai dalam rangka Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan pidato penyampaian visi-misi Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Deiyai, Senin (3/03/25) kemarin.

DEIYAI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Deiyai melaksanakan Rapat Paripurna dengan agenda Sidang Paripurna Istimewa DPRD Deiyai dalam rangka Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan pidato penyampaian visi-misi Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Deiyai, Senin (3/03/25) kemarin.
Sidang Paripurna Istimewa DPRD Deiyai dalam rangka Sertijab dan pidato penyampaian visi-misi Bupati dan Wabup Deiyai ini dipimpin Ketua Sementara dan Wakil Ketua Sementara DPRD Deiyai.
Dan Sekretaris Dewan menyampaikan kehadiran anggota dewan sebanyak 20 anggota, maka telah memenuhi quorum. Sebelum sidang penyampaian pidato Bupati dan Wabup Deiyai, diawali dengan penyerahan memori tugas jabatan dan SK Bupati dan Wakil Bupati Deiyai dari Penjabat Bupati Elimelek Edowai, S.Sos kepada Bupati Melkianuas Mote, ST dan Wabup Deiyai, Ayub Pigome sekaligus berita acara serah terima yang ditandatangani bersama.
Dalam pidatonya, Bupati Deiyai Melkianuas Mote secara lisan menyampaikan visi terwujudnya Kabupaten Deiyai yang maju, sejahtera, berkeadilan, berbudaya dan berdaya saing berlandaskan semangat gotong royong dengan delapan misi dengan masing-masing penjabaran secara singkat.
Misi pertama, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penekanan misi bidang SDM adalah bidang pendidikan tenaga pengajar untuk sertifikasi guru, infrastruktur sekolah dan sekolah percontohan pada 3 sekolah dari YPPK, YPPGI dan sekolah negeri.
Selain itu, di bidang kesehatan untuk seluruh perawat wajib sertifikasi, rumah sakit akan ditingkatkan status pada tahun 2026, dalam rangka peningkatan SDM bagi aparatur sipil negara akan dilakukan reformasi birokrasi untuk meningkatkan mendorong pegawai negeri dapat mengikuti Diklat penjenjangan mulai dari Dilkat Kepemimpinan (Diklatpim) IV, Diklatpim III dan Diklatpim II.
Misi kedua, pembangunan infrastruktur dasar yang berkualitas, seperti jalan, jembatan, sekolah maupun perkantoran yang belum terbangun. Misi ketiga, peningkatan struktur ekonomi yang produktif, inovatif, mandiri dan berdaya saing.
Misi di bidang ekonomi, diharapkan semua mempunyai usaha baik bidang usaha ternak, Pperkebunan, perikanan dan pemerintah menyiapkan dana bagi pelaku usaha agar pangan lokal tetap tersedia di Kabupaten Deiyai.
Misi keempat, menghadirkan pemerintahan yang setara tanpa diskriminasi. Misi ini memberikan perhatian secara menyeluruh semua distrik dalam pengisian jabatan sesuai dengan skill dan kemampuan, pelayanan pembangunan tanpa membeda-bedakan.

Misi kelima, memajukan budaya sebagai cerminan jati diri masyarakat, seperti adanya perhatian terhadap budaya local, seperti pesta Yuwo yang akan didorong menjadi salah satu festival yang sudah ada di wilayah Meuwo (daerah suku Mee) sangat terkenal sejak nenek moyang terdahulu, selain itu festival Danau Tigi, akan dibangun Kantor Lembaga Adat untuk menangani dan menyelesaikan persoalan-persoalan adat.
Misi keenam, pengelolaan pemerintahan daerah yang efektif efisien, tidak korupsi, transparan, responsif dan melayani. Pada misi ini juga diharapkan pegawai atau ASN disiplin masuk kantor, masuk kantor jam delapan, selalu berada di tempat tugas dan melayani masyarakat dengan baik.
Misi ketujuh, menekan angka kemiskinan di Kabupaten deiyai, seperti meningkatkan perekonomian bagi masyarakat kecil melalui bantuan bibit, peralatan kerja baik bidang peternakan, perikanan, perkebunan diutamakan bagi masyarkat daba bage (orang miskin) yang lemah secara ekonomi, dobiyo (yatim piatu), miya (janda/duda), sehingga semua orang punya penghasilan.
Misi kedelapan, sinergi pemerintah daerah dengan berbagai stakeholder, termasuk dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. Melaksanakan koordinasi kerjasama dengan TNI-Polri dalam menjamin keamanan dan ketertiban di Kabupaten Deiyai, koordinasi kerja dengan provinsi dan pusat berkaitan dengan program strategis propinsi maupun pusat, pembangunan jalan ke Distrik Kapiraya sehingga program jangka panjang kedepan bisa membangun sebuah Pelabuhan Laut di Kapiraya.
Selain itu, beberapa hal yang menjadi penekanan pada penyampaian visi dan misi bupati, seperti masyarakat bertanya dan menyampaikan bahwa pemasaran hasil-hasil panen perkebunan, perikanan dan pertanian akan dijual atau dipasarkan dimana, dan bupati menyampaikan, itu menjadi tanggung jawab pemerintah soal pemasaran itu tanggung jawab bupati dan wakil bupati, masyarakat tinggal kerja saja.
Pada akhir sambutannya, Bupati Deiyai menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua yang terlibat dalam acara penjemputan, sidang paripurna sampai pada ibadah syukuran.(humas deiyai/hbb)
Bagikan artikel ini



