Sepanjang Covid Meningkat, Sekolah Diminta Hentikan Ekstrakurikuler
NABIRE - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd, M.Pd meminta secara tegas bagi semua satuan jenjang pendidikan agar tidak lagi membuat kegiatan ekstrakurikuler maupun belajar kelompok sepanjang meningkatkan jumlah pasien Covid-9.

NABIRE - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd, M.Pd meminta secara tegas bagi semua satuan jenjang pendidikan agar tidak lagi membuat kegiatan ekstrakurikuler maupun belajar kelompok sepanjang meningkatkan jumlah pasien Covid-9.
Dan semua sekolah diminta untuk lebih fokus pada kegiatan akademik proses belajar mengajar (KBM) di masing-masing satuan pendidikan. Sebab sampai saat ini jumlah pasien Covid-19 di Nabire terus meningkat.
Dan untuk mengawasi anak pada jam-jam efektif belajar, bukan saja menjadi tanggung jawab pihak sekolah. Tetapi diminta kepada semua orang tua murid dan masyarakat juga ikut mengawasi anak di saat meningkatnya jumlah pasien Covid-19.
“Semua satuan pendidikan dilarang keras membuat kegiatan ekstrakurikuler bagi anak didik sepanjang meningkatnya wabah Covid-19,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd, M.Pd via telepon genggamnya, Rabu (16/2/22).
Untuk itu kepala dinas meminta para kepala sekolah maupun dewan guru di masing-masing satuan pendidikan agar setiap hari efektik KBM lebih awal ke sekolah dan pulang paling lambat. Guna memberikan pengawasan bagi anak atau peserta didik di sekolah.
Sebab berdasarkan data untuk saat ini sudah ada terkonfirmasi ada murid di salah satu sekolah yang terpapar Covid-19 yang penularannya dari orang tua murid. Sehingga sekolah lain juga diminta harus hati-hati dan memperketat Prokes.
Dan Kepsek bersama dewan guru di masing-masing satuan pendidikan harus perketat penggunaan masker di saat anak datang ke sekolah, saat belajar dan saat pulang. Serta anak juga wajib mencuci tangan dan tidak ada lagi kegiatan kumpul-kumpul di sekolah. (des)
Bagikan artikel ini



