NABIRE - Kepala sekolah SMP Negeri 3 Nabire, Adelena, S.Pd,K, secara tegas mengatakan, semua murid lulusan SD/MI yang masuk dan mendaftarkan diri di SMPN 3 Nabire harus melalui jalur tes kemampuan akademik, karena untuk awal tahun pelajaran 2026/2027 SMPN 3 Nabire hanya bisa menerima 161 Murid Baru (Mubar) untuk mengisi enam ruangan kelas yang kosong.

Sementara sampai hari penentuan batas akhir penyerahan formulir atau pengembalian formulir sudah tercatat 191 calon Mubar yang telah mengembalikan formulir pendaftaran, sehingga untuk memastikan murid baru yang diterima atau tidak hanya melalui jalur tes kemampuan akademik.

Sehingga untuk mengikuti jadwal yang telah ditentukan oleh Panitia Sistim Peneriaan Murid Baru (SPMB) SMPN 3 Nabire tahun pelajaran 2026/2027, kegiatan tes akan dilaksanakan pada 15 Juni 2026 yang dikhususkan bagi calon Mubar yang telah mengembalikan formulir pendaftaran.

Dikatakan Kepala sekolah SMPN 3 Nabire, Adelena, kepada Papuapos Nabire, Senin (8/06/2026) di meja panitia SPMB menambahkan, kalau ada desakan masyarakat untuk anak-anak mereka masuk SMPN 3 Nabire, terpaksa bisa menerima hingga 7 kelas dengan jumlah 191 Mubar.

Karena penerimaan Mubar pada SPMB tahun pelajaran 2026/2027 ini tetap berpedoman pada sistim prestasi, afirmasi, mutasi dan zonasi dan untuk menjawab kebutuhan ruang kelas yang tersedia saat ini, terpaksa dilakukan tes kemampuan akademik bagi semua calon Mubar.

Selain acuan diatas, SMPN 3 Nabire juga dalam penerimaan Mubar juga melihat pada ketentuan Dapodik yang jelas-jelas tuliskan, kemampuan menampung murid dalam satu kelas minimal 25 orang dan maksimal 32 murid, sehingga jalur tes menjadi filter untuk mengukur kemampuan anak masuk SMPN 3 Nabire. (des)