Semangat Kartika Jaya: Cita-cita Militer dari Meja Makan Bergizi Gratis di Nabire

NABIRE - Ketua Yayasan Kartika Jaya Koordinator Korem 173 Cabang VI Cenderawasih, Jeni Ohestina Usmany, menebarkan senyum dan perhatian di SD Kartika VI-3 Nabire. Kunjungan yang dilakukan pada Selasa (11/11/2025) di Jalan Pongtiku Nabarua ini secara khusus meninjau program pemerintah pusat Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan pihak sekolah, sekaligus membawa pesan inspiratif tentang kepedulian.
Program Makan Bergizi Gratis ini menjadi sorotan utama kunjungan Ibu Jeni, namun ia juga membawa kabar gembira yang menyentuh hati. Dalam keterangannya, Jeni Ohestina Usmany menyampaikan bahwa dua anak Papua telah digratiskan biaya pendidikannya secara penuh oleh Bapak Komandan Korem (Danrem). Pembebasan biaya ini mencakup segala kebutuhan sekolah, mulai dari seragam, sepatu, alat tulis, hingga kebutuhan belajar lainnya.

Dua anak beruntung tersebut bernama Yakob dan Yance. Saat bertemu langsung, Ibu Jeni sempat berdialog santai dengan keduanya, menanyakan tentang cita-cita mereka kelak. Secara serempak dan mantap, Yakob dan Yance menjawab bahwa mereka berkeinginan untuk menjadi Tentara. Jawaban polos namun penuh semangat ini disambut hangat oleh Ibu Jeni, menunjukkan bahwa program MBG dan kepedulian yang diberikan oleh bpk Presiden Prabowo, turut menumbuhkan harapan besar di hati para pelajar.
Tidak hanya Yakob dan Yance, SD Kartika VI-3 Nabire juga terbuka bagi anak-anak dari berbagai latar belakang, termasuk anak anggota Polri. Kehadiran murid-murid dari beragam latar belakang ini menunjukkan komitmen Yayasan Kartika Jaya dalam menyediakan pendidikan inklusif dan berkualitas bagi seluruh anak di wilayah Nabire.
Di tengah suasana santap bersama, Ibu Jeni memberikan pelajaran moral dan agama ringan. Ia meminta anak-anak untuk membacakan dua kalimat syahadat. Semua murid yg beragama Islam tanpa terkecuali, mampu melafalkannya dengan hafal dan lancar, sebuah bukti nyata keberhasilan para guru SD Kartika VI-3 tidak hanya dalam mengajarkan ilmu umum, tetapi juga nilai-nilai agama dan etika.

Selain itu, guru-guru di SD Kartika juga menekankan pentingnya kebersihan, terutama kebiasaan mencuci tangan sebelum memulai makan. Program MBG yang terorganisir, termasuk penyediaan sendok, air minum dan tumbler oleh pihak sekolah, memastikan anak-anak dapat menikmati hidangan dengan bersih dan nyaman. Pemandangan anak-anak yang menyantap makanan dengan riang dan gembira menjadi penutup kunjungan yang sarat makna tersebut.

Kunjungan Ketua Yayasan Kartika Jaya Koordinator Korem 173 menjadi simbol nyata kepedulian Korem 173 terhadap masa depan generasi muda di Papua, memastikan bahwa tidak ada kendala ekonomi yang menghalangi seorang anak Papua untuk meraih cita-cita setinggi langit, bahkan impian mulia untuk mengabdi kepada negara sebagai seorang tentara.(sam)
Bagikan artikel ini


