Selpiana Magai: SMP Besar Diharapkan Beri Kesempatan Anak-anak OAP
NABIRE - Kepala Bidang (Kabid) SMP/MTs Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Selpiana Magai, S.Si, secara tegas meminta kepada semua SMP Negeri yang besar di daerah ini agar dalam penerimaan murid baru lulusan SD negeri maupun swasta, lebih diutamakan para murid Orang Asli Papua (OAP) untuk menimbah ilmu di sekolah negeri yang dikategorikan SMP besar.

NABIRE - Kepala Bidang (Kabid) SMP/MTs Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Selpiana Magai, S.Si, secara tegas meminta kepada semua SMP Negeri yang besar di daerah ini agar dalam penerimaan murid baru lulusan SD negeri maupun swasta, lebih diutamakan para murid Orang Asli Papua (OAP) untuk menimbah ilmu di sekolah negeri yang dikategorikan SMP besar.
Karena berdasarkan data selaku kepala bidang, dirinya selama ini tidak melihat atau menjumpai banyak siswa/siswi yang lebih dominan di sekolah atau SMP besar, sehingga di awal tahun pelajaran 2025/2026 ini diharapkan pihak sekolah besar memberikan kesempatan kepada anak-anak OAP untuk mendaftarkan diri dan mendapatkan ilmu di SMP besar.
Sesungguhnya selaku Kabid SMP/MTs tidak mempunyai niat buruk terhadap anak-anak non-OAP, tetapi inilah realita yang harus dihadapi bersama-sama di atas tanah Papua, sehingga mari berikan kesempatan bagi anak-anak OAP untuk bisa menimbah ilmu di sekolah-sekolah besar dengan harapan kelak di 15 sampai 20 tahun mendatang akan terlihat hasilnya.
Sementara itu, berdasarkan hasil diskusi Wartawan Papuapos Nabire bersama Kepala sekolah SMPN 4 Nabire, H. Suwandi, S.Pd.,M.Pd, beberapa saat lalu mengakui bahwa, di SMPN 4 Nabire di setiap awal tahun pelajaran telah memberikan kesempatan kepada semua murid lulusan SD negeri maupun swasta yang OAP untuk menimbah ilmu di SMPN 4 Nabire.
Untuk itu, selaku Kepsek SMP Negeri 4 Nabire sangat mendukung kebijakan Kabid SMP/MTs agar ke depan di sekolah SMP besar terlihat ada anak-anak Papua atau OAP dan kebijakan ini harus didukung semua kepala sekolah SMP besar, dengan harapan ke depan melihat anak-anak Papua kelak menjadi pemmpin yang hebat di atas tanah ini.
Selain itu, wartawan media ini juga berdiskusi dengan salah seorang Wakil Kepsek SMPN 1 Nabire yang enggan namanya dikorankan, mengatakan untuk awal tahun pelajaran 2025/2026, SMPN 1 Nabire memberikan peluang dan kesempatan sebesar-besarnya bagi anak-anak Papua untuk bisa mendaftarkan diri di SMPN 1 Nabire.
Namun faktanya, hingga hari ketiga pendaftaran murid baru terlihat didata pengambilan formulir hanya terdata 20 anak OAP yang datang dan mendaftarkan diri. Untuk itu, selaku Wakepsek sudah meminta kepada pihak panitia Sistim Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun pelajaran 2025/2026 agar lebih memberikan prioritas bagi anak-anak Papua untuk mendaftarkan diri.(des)
Bagikan artikel ini



