NABIRE - Menanggapi pemberitaan media online Nabire Net pada awal bulan Juni, ditanggapi Kepala Distrik Napan, Yubelia Sayori. Dengan tegas dirinya mengatakan, sekretariat Distrik Napan di Kota Nabire sesungguhnya tidak paten.

Selaku kepala distrik beserta staf tidak pernah tinggal diam. Tetapi terus bekerja untuk Napan. Karena hingga saat ini kantor distrik maupun enam kopel perumahan mengalami kerusakan serius.

Selain itu Kepala Distrik Napan bersama staf juga tidak bisa bekerja dengan tenang. Sebab pihaknya mempunyai data asset yang sangat lengkap, tetapi faktanya asset-aset tersebut tidak ada satupun untuk digunakan oleh kepala distrik bersama staf.

“Sehingga kami punya niat yang tulus membuka sekertariat di kota dengan harapan dapat bekerja dengan baik dan lacar. Untuk itu selaku kepala distrik mau mengatakan dengan jujur dan tegas bahwa sekretariat Distrik Napan di Kota Nabire tidak paten,“ kata Kepala Distrik Napan, Yubelia Sayori kepada Papuapos Nabire, beberapa saat lalu.

Ditambahkan, selaku pemimpin yang siap menerima kritikan, maka dirinya menjadikan kritikan yang disampaikan lewat media Nabire Net sebagai motivasi dan pembelajaran yang paling berharga.

Namun di balik itu selaku kepala distrik meminta agar kita saling menghargai dan mengakui diri selaku anak-anak pemilik Distrik Napan. Dan perlu ingat bahwa selaku kepala distrik baru menjabat hanya baru memasuki 4 bulan. Sehingga untuk menjawab kerinduan masyarakat tidak segampang kita membalikan telepak tangan. Tetapi semunya pasti membutuhkan proses dan waktu untuk menjawab kerinduan masyarakat dan kita semua menuju Napan Baru.

“Untuk itu selaku Kepala Distrik Napan, saya mau katakan bahwa saya tidak duduk diam. Tetapi terus bekerja bersama staf. Dan apabila kami bekerja di kantor distrik mau pakai asset mana, sehingga jangan mengkritik kami dari satu sisi saja,k alau boleh dari semua sisi,” harapnya. (des)