NABIRE - Bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Senin (31/1/22), Sekertaris Dinas Pemdidikan Nabire, Zan Izak Petrus Sadi, S.Ip, MP membuka secara resmi kegiatan sosialisasi beasiswa yang diselenggarakan oleh Yayasan Tiga Jendela Bersaudara.

Dalam sambutannya Petrus Sadi mengatakan, bantuan biaya siswa sudah menjadi kerinduan semua pihak. Guna membantu anak-anak masyarakat di daerah ini yang telah lulus dari pendidikan SMA dan SMK, sehingga hal ini menjadi pergumulan bersama.

Kata dia, banyak anak-anak masyarakat di daerah ini yang telah lulus SMA dan SMK serta memiliki tingkat kemampuan yang cukup luar biasa.  Namun dengan adanya faktor X akhirnya banyak anak pula yang tidak bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Selaku Sekertaris Dinas Pendidikan Nabire katakan, Dinas Pendidikan juga memiliki keterbatasan soal dana untuk membatu para mahasiswa/mahasiswi yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Sehingga pada kesempatan ini dirinya mengajak untuk bersama–sama mengikuti kegiatan sosialisasi ini sampai tuntas.  

Agar bisa memiliki pengetahuan yang jelas, karena dalam kegiatan bantuan biaya siswa nanti tidak mungkin masuk begitu saja. Tetapi ada aturan atau rambu–rambu yang mestinya dipatuhi bersama. Karena tentunya para calon mahasiswa/mahasiswi mempunyai harapan untuk menikmati bantuan biaya studi di Papua maupun di luar Papua.

Sebab berdasarkan ketuan umum yang telah berlaku di mana-mana, yang namanya bantuan biaya siswa, mahasiswanya harus memiliki prestasi sebagai syarat untuk mendapatakan bantuan studi.  Sehingga dirinya menilai Yayasan Tiga Jendela Bersaudara hadir dan mendorong terciptanya Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah ini.

“Dan menurut orang pintar, tidak ada orang yang bodok di negeri ini.  Tetapi hanya ada orang yang tidak tau dan ada orang yang tau. Sehingga kedepan calon mahasiswa mahasiswi harus berusaha agar bisa tau,” tutur Sadi. (des)