NABIRE - Untuk meringankan beban hidup para hamba Tuhan di masa pedemic Corona Virus Disease (Covid-19), Badan Pekerja wilayah Gereja Bethel Indonesia (BPW GBI) Kabupaten Nabire terus menyerahkan bantuan secara bergilir kepada 32 pelayan gereja.  

Ketua BPW GIBI Nabire, Otis Money mengatakan, penyerahan bantuan kepada para hamba Tuhan ini bukan di Nabire saja. 

Namun merupakan program bulanan yang terus dilakukan dalam negeri bahkan di luar negeri.

Tujuannya, untuk meringankan beban para hamba Tuhan pada masa pandemic Covid-19 ini.

“Kegiatan kami dilaksanakan hari ini adalah kegiatan pembagian Sembako. 

Sembako ini bantuan dari sinode kepada seluruh hamba Tuhan di seluruh dunia.

Maksudnya yang ada di Gereja Bethel Indonesia di dalam sampai di luar negeri,” tuturnya melalui rilis pers kepada wartawan, Senin (28/09/20).

Bantuan yang diberikan secara begilir kepada para hamba Tuhan tersebut, Otis mengaku, dirinya hanya meneruskan dari BPH sinode GBI Pusat kepada hamba-hamba Tuhan dalam masa pandemi covid 19 ini.

Dan kini memasuki bulan ke-6.

Dikatakan Otis, hamba Tuhan dalam menjalankan pelayanan, banyak yang mengalami kekurangan.

Apalagi masa-masa pandemic Covid-19 seperti ini otomatis pendapatan mereka pun turut terganggu.

Lantaran itu inisiatif dari sinode memberikan bantuan kepada hamba-hamba Tuhan untuk dapur gembala itu tetap berasap.

“Kalau mereka dilarang untuk tidak beribadah, otomatis hamba Tuhan ini tidak bisa makan. 

Karena mereka hidup dari pelayanan itu sendiri sehingga inisiatif dari sinode memberikan bantuan kepada hamba-hamba Tuhan untuk dapur itu tetap berasap,” katanya.

Lanjut dia, pihaknya sudah secara berturut-turut tiap bulan membagikan Sembako, sampai degan hari ini sudah masuk tahap ke-6.

Dibeberkan Otis, untuk tahap ke-6 ada beberapa hamba-hamba Tuhan, khususnya gembala GBI yang ada di Kabupaten Nabire sekitar ada 32 jemaat, namun dibagi setiap bulan itu 10 hamba Tuhan secara bergilir.

“Setiap bulan 10 gembala jemaat, dan nanti pada bulan berikut lagi 10 gembala, pembagian ini bergilir,” akunya. (eby)