Sebanyak 412 Siswa SMP Lulus Seratus Persen
DEIYAI – Sebanyak 412 siswa kelas III SMP yang tamat tahun pelajaran 2021/2022 ini, dari 10 SMP negeri maupun swasta di wilayah Deiyai, berdasarkan hasil ujian yang diumumkan tanggal 15 Juni 2022, telah dinyatakan lulus seratus persen.
DEIYAI – Sebanyak 412 siswa kelas III SMP yang tamat tahun pelajaran 2021/2022 ini, dari 10 SMP negeri maupun swasta di wilayah Deiyai, berdasarkan hasil ujian yang diumumkan tanggal 15 Juni 2022, telah dinyatakan lulus seratus persen.
Kepala Dinas Pendidikan Deiyai, Natainel Pekey, S.Pd, mengatakan, sesuai dengan data hasil ujian yang disampaikan ke dinas, kelulusan siswa kelas III SMP tahun 2022 ini dari 10 SMP yang ada, telah dinyatakan lulus seratus persen. Hasil ujian tingkat SMP tahun lalu juga telah dinyatakan lulus seratus persen.
“Tingkat keberhasilan siswa kelas III SMP tahun ini hasil yang memuaskan. Hasil yang diperoleh adalah hasil kerja keras orang tua, siswa sendiri, para guru dan juga pihak terkait lainnya. Sehingga hasil ujian yang telah disampaikan juga sangat memuaskan,” ungkapnya kepada media ini.
Lanjutnya, kondisi saat ini telah dilanda Covid-19. Sehingga aktifitas belajar mengajar di sekolah kurang begitu lancar. Akibat dari kondisi Covid-19 ini, hampir semua kegiatan di sekolah maupun di kantor kurang berjalan dengan baik. Tetapi hasil kelulusan siswa SMP untuk tahun lalu dan tahun ini di Deiyai sangat memuaskan.
“Ketekunan, kerja keras, dukungan dari orang tua siswa, guru, bahkan giat belajar siswa sendiri. Sehingga hasil ujainnya cukup memuaskan,” tuturnya.
Dia menambahkan, setelah mendengar hasil ujian, kini para siswa sibuk mengurus berkas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya yaitu tingkat SLTA, baik SMA atau SMK. Karena saat ini disejumlah sekolah SMA maupun SMK yang ada di Deiyai, telah membuka pendaftaran siswa baru tahun pelajaran 2021/2022.
“Sementara ini anak-anak sedang sibuk dengan pendafataran, maka orang tua siswa dapat mendampingi, membantu anaknya, mengikuti tes masuk sekolah SMA atau pun SMK yang terdekat atau diinginkan,” tuturnya.
Dia juga mengharapkan kepada siswa untuk tidak lupa belajar. Belajar adalah tugas utama semasa di bangku pendidikan. (hbb)
Bagikan artikel ini



