Satukan Visi Keamanan dan Pembinaan, Kalapas Nabire Jemput Bola Perkuat Sinergi ke Forkopimda

NABIRE – Dalam langkah proaktif untuk memantapkan koordinasi dan kolaborasi strategis, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Nabire, Dodi Wijaya, A.Md.IP., S.H menggelar safari silaturahmi ke sejumlah pimpinan instansi vital di Nabire pada Senin, (20 /10/25). Kunjungan ini bukan sekadar basa-basi, melainkan upaya jemput bola untuk menyatukan visi dalam menjaga keamanan dan mengoptimalkan pembinaan warga binaan.
Agenda strategis Kalapas Dodi Wijaya mencakup pertemuan dengan Bupati Kabupaten Nabire, Mesak Magai, Sos., M.S.i sebagai pemangku kebijakan utama daerah, Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd.,M untuk membahas dukungan administratif dan program daerah. Pimpinan Pengadilan Negeri Nabire, I Gede Parama Iswara, S.H bertujuan untuk memperlancar koordinasi proses hukum dan administrasi tahanan. Dandenpom XVII/1 Nabire, Mayor Cpm Reza Ramdhani, S.H.,M.M., M.Tr.,Mil, guna memperkuat sinergi dalam aspek keamanan dan penertiban.
Kepala Lapas Dodi Wijaya menegaskan bahwa penguatan sinergi ini berdiri di atas tiga pilar kunci. "Kami berkoordinasi dengan Dandenpom dan aparat keamanan lainnya untuk memastikan lingkungan Lapas tetap kondusif dan bebas dari gangguan keamanan. Sinergi aparat adalah harga mati," tegas Dodi Wijaya.
Dukungan Pembangunan Daerah Kunjungan ke Bupati dan Sekda menjadi pintu gerbang agar program pembinaan kemandirian Lapas dapat selaras dengan program pembangunan daerah, sehingga WBP memiliki bekal yang relevan saat kembali ke masyarakat.
Kalapas juga melakukan koordinasi dengan Pengadilan Negeri ditekankan untuk memastikan hak-hak warga binaan terkait proses hukum seperti sidang dan asimilasi dapat berjalan cepat, transparan, dan tepat waktu.
"Kami hadir untuk meminta dukungan penuh. Lapas tidak bisa berdiri sendiri. Sinergi yang solid dengan Forkopimda dan mitra kerja adalah modal utama kami untuk mewujudkan Pemasyarakatan yang semakin pasti dan berkontribusi positif bagi Kabupaten Nabire," tutup Kalapas.
Rangkaian kunjungan Kalapas kelas IIB Nabire menandai dimulainya era kolaborasi yang lebih erat antara Lapas Nabire dan instansi terkait demi terwujudnya sistem Pemasyarakatan yang aman, bermartabat, dan berorientasi pada rehabilitasi.(pal/hum lapas)
Bagikan artikel ini


