Satpol PP Hanya Sosialisasi Pedagang di Bahu Jalan, Mama-mama Papua Tolak Pindah
NABIRE - Kehadiran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Setda Nabire, di para penjual ikan, sayur dan bumbu dapur yang ada di seputar bahu jalan depan Pasar Sentral Kalibobo hanya ingin bersosialisasi tentang penertiban penjualan di seputar bahu jalan, pada Kamis (6/2/2025) kemarin.

NABIRE - Kehadiran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Setda Nabire, di para penjual ikan, sayur dan bumbu dapur yang ada di seputar bahu jalan depan Pasar Sentral Kalibobo hanya ingin bersosialisasi tentang penertiban penjualan di seputar bahu jalan, pada Kamis (6/2/2025) kemarin.
Namun, kehadiran Satpol PP ini secara serempak ditolak oleh mama-mama penjual sayur dan bumbu dan secara tegas mama-mama penjual ini meminta untuk tidak berpindah ke dalam Pasar Sentral Kalibobo dengan alasan di dalam pasar sentral itu sepi dikunjungi para pembeli.
Dan mama-mama ini meminta agar jangan hanya penjual di bahu jalan depan Pasar Sentral Kalibobo saja yang ditertibkan, tetapi harus juga tertibkan para penjual yang ada di Pasar Sore KPR, Pasar Pagi Smoker dan juga pasar-pasar dadakan yang ada di depan-depan rumah milik masyarakat.
Karena sampai para penjual ke bahu jalan dan berjualan ini tentunya punya alasan, di mana daya beli dalam Pasar Sentral Kalibobo sangat rendah, sebab di mana-mana sudah ada pasar apalagi sudah ada penjual sayur, ikan dan buah keliling.
“Daya beli di Pasar Sentral Kalibobo sangat rendah, akibat tumbuhnya pasar di mana-mana, sehingga jangan cuma pedagang yang bahu jalan depan Pasar Sentral Kalibobo saja yang mau ditertibkan, semua semua pasar dan penjualan di bahu jalan serta penjualan di depan rumah juga harus diteribkan, barulah kami juga ditertibkan,” kata Mama Isak.
Ditambahkan, Ibu Isak salah seorang penjual sayur dan bumbu kepada Papuapos Nabire, syukur kalau hari ini bisa dapat uang Rp30.000 ribu, tetapi kalau tidak paling sedikit satu hari hanya laku satu ikat sayur dan juga satu ikat bumbu.

Dan apabila para penjual yang saat ini berjualan di bahu jalan depan Pasar Sentral Kalibobo bisa masuk dan berjualan di dalam, tetapi harapannya petugas harus lebih dulu menertibkan Pasar Sentral Kalibobo, sebab di dalam sudah diisi atau penuh dengan penjual.
Sementara itu, di tempat terpisah Kasat Pol PP, CH. Rahawarin, S.So,s ditemui secara terpisah mengatakan, tujuan Satpol PP ingin melakukan pendekatan humanis dengan semua pedagangan dalam bentuk sosialisasi dan jika ada masukan seperti ini dari para penjual akan ditindaklanjuti kepada pimpinan yang ada di daerah ini.
Dan kehadiran Satpol PP pada hari ini tidak sendirian, tetapi bersama dinas perhubungan terkait dengan bahu jalan, dinas perdagangan terkait dengan pengaturan pasar dan juga kantor badan pendapatan daerah soal retribusi serta pihak keamanan lai,n seperti Kapolpos ,Babinsa dari TNI dan juga pihak Kelurahan Kalibobo soal warga.
Untuk itu, sebagai Kasat Pol PP bersama seluruh staf hanya datang dan bersosialisasi. “Kami pun ingin jika semua masyarakat pedagang sudah paham, barulah bisa dipindahkan dengan catatan sudah ada tempat jualan bagi para pedagang yang mau dipindahkan masuk,” tandasnya.(des)
Bagikan artikel ini



