NABIRE – Kepala UPTD Samsat Nabire, Provinsi Papua Tengah, Nicolas Boas Frency, Amd., SE, mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh pemilik kendaraan bermotor di wilayahnya. Hal ini disampaikan guna meningkatkan kesadaran wajib pajak dalam memenuhi kewajiban mereka terhadap daerah. Pihaknya menekankan, partisipasi masyarakat sangat krusial bagi keberlangsungan program pemerintah.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah, melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) khususnya Bidang Pendapatan Samsat Nabire, menargetkan seluruh potensi kendaraan yang ada. 

Imbauan ini berlaku bagi pemilik kendaraan roda dua, roda empat hingga roda enam. Tidak hanya kendaraan pribadi, penekanan juga diberikan kepada pengelola kendaraan dinas atau plat merah di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan delapan kabupaten di wilayah Papua Tengah.

Masyarakat yang masa berlaku pajak kendaraannya telah jatuh tempo diminta untuk segera mendatangi kantor pelayanan terdekat. Pelayanan Samsat kini telah tersedia di berbagai titik strategis seperti Nabire, Timika, Puncak Jaya hingga Paniai. Kemudahan akses ini diharapkan mampu mendorong wajib pajak untuk tidak menunda-nunda pembayaran demi menghindari denda administrasi.

Nicolas menjelaskan, setiap rupiah yang dibayarkan melalui pajak kendaraan bermotor memiliki dampak langsung terhadap pembangunan infrastruktur. Pajak tersebut merupakan salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk fasilitas umum. Tanpa kontribusi pajak yang maksimal, percepatan pembangunan di provinsi baru ini akan menghadapi kendala pembiayaan.

Salah satu contoh nyata yang disoroti adalah kondisi infrastruktur jalan raya. Nicolas mengingatkan bahwa kualitas jalan yang baik, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten hingga ke pelosok kecamatan, sangat bergantung pada ketersediaan anggaran daerah. 

Ia berharap masyarakat tidak hanya mengeluh saat menemui jalan rusak atau berlubang, tetapi juga berefleksi pada kontribusi mereka dalam membayar pajak.

"Mari kita bersama-sama mendukung pembangunan dengan cara taat membayar pajak kendaraan bermotor. Jika kita ingin melihat jalanan di seluruh wilayah Papua Tengah dalam kondisi baik dan mulus, maka kesadaran kolektif untuk membayar pajak adalah kuncinya," ujar Nicolas saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (23/01/2026).

Menutup pernyataannya, pihak Samsat Nabire berharap pesan ini tersampaikan dengan baik ke seluruh lapisan masyarakat di delapan kabupaten. Kesadaran untuk membayar pajak bukan sekadar kewajiban hukum, melainkan bentuk kecintaan dan dukungan nyata masyarakat terhadap kemajuan Provinsi Papua Tengah yang lebih sejahtera di masa depan.(sam)