NABIRE - Ketika dijumpai wartawan di Ruang Rapat Panitia Bupati Cup Nabire bebarapa waktu, pendiri klub Sima FC, Sambena Inggeruhi mengatakan, dengan adanya Turnamen Bupati Cup Nabire Tahun 2022 ini, dirinya sebagai manajer Sima FC, sangat berterima kasih kepada Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos., M.Si. Dimana pemerintah bisa menggali bakat-bakat alam sepak bola di Kabupaten Nabire untuk mendukung Persinab ke depan. Seperti diketahui, Persinab hampir tenggelam dalam belasan tahun bahkan sampai puluhan tahun. Sehingga, dengan kehadiran Turnamen Bupati Cup Nabire Tahun 2022, akan muncul atlit-atlit sepak bola Persinab. 

Dirinya berharap, kedepan setiap tahun sekali, tidak sebatas kali ini saja turnamen ini digelar. Yang jelas bahwa bupati sudah punya rencana kedepan dengan sepak bola Persinab. Sehingga sebagai anggota DPRD Kabupaten Nabire, sangat mendukung di tahun anggaran 2023 mendatang dari pemerintah daerah bisa mengusulkan anggaran terkait dengan pembangunan Stadion Persinab. 

“Saya percaya Pak Bupati dengan program awal ini pasti sudah punya planing tersendiri. Beliau bukan orang dari luar Nabire, tetapi beliau anak Nabire. Sehingga beliau sudah tahu kendala dan hambatan pesoalan yang dihadapi dari dunia sepak bola atau bahkan olah raga pada umumnya di Nabire. Dan saya pikir ada hal-hal yang terkait dengan olah raga pasti akan didiskusikan lebih lanjut,” ungkap Sambena. 

Sementara itu, salah satu pemuda dan sekalian anggota pendiri klub sepak bola PS Nifasi, Aser Mumei mengatakan, sebagai masyarakat yang ada di Kampung Nifasi sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada Bupati Nabire. Dimana Bupati Nabire bisa mengangkat kembali nama Persinab yang selama ini tenggelam di duni sepak bola Indonesia. Turnamen Bupati Cup Nabire Tahun 2022, pemuda di Kampung Nifasi sangat mendukung. Dirinya berharap agar kedepan semua berjalan lancar sesuai apa yang sudah menjadi agenda pengurus Persinab dan Bupati Nabire. 

“Kami sangat berterima kasih sehingga bisa merangkul pemuda-pemuda kami yang ada di Kota Nabire hingga ke kampung-kampung yang bisa aktif untuk mengeluarkan bakat mereka yang selama ini terpendam dan tidak melibatkan diri dalam kegiatan-kegiatan hal yang negatif tetapi mereka juga bisa mengambil waktu dan melibatkan diri dengan hal yang positif dalam turnamen ini,” ujarnya. 

Hal senada juga dingkapkan Ketua Persinab, Peter Worabay. Dirinya selaku  ketua PERSINAB merasa bahwa, ketika bebrbicara soal Lapangan dan Stadion itu berarti berbicara soal insfrastruktur dan fasilitas pendukung dam dunia olahraga khususnya Sepak Bola, sehingga hal ini di kembalikan lagi kepada Kepala Daerah atau Bupatinya. Tetapi, menurutnya, Bupati Nabire sedang mlakukan survey ke beberapa lokasi untuk membangun Stadion. Namun, saya lebih dominan ke bimbingan club dan pemain sehingga PERSINAB bisa bangkit kembali dan punya deretan Nama- nama pemain yang mana bisa di panggil dan menguatkan Timnas Indonesia kedepan. (cad/ist)