Respon Kilat Kepolisian Tangani Pertikaian di Kalibobo Nabire

NABIRE - Mencegah permasalahan yang terjadi di Jalan Mandala Kalibobo Nabire Minggu sore (30/11/25), Tim Gabungan Polres Nabire, Polda Papua Tengah dan Satuan Brimob Yon A Nabire langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna merangkul kedua belah pihak untuk tidak lagi saling lempar atau panah, lantaran perayaan Natal sudah dekat.

Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., kepada awak media, usai mengevakuasi beberapa korban ke BLUD RSUD Nabire mengatakan, dirinya bersama dengan tiga perwakilan dari DPR Kabupaten Intan Jaya, masing-masing Yustianus Agimbau, Titus Kobogau selaku Wakil Ketua I DPRK Intan Jaya dan Simson Wea.
Dan didampingi seluruh rekan-rekan dari keamanan, sekitar pukul 15.30 WIT kembali mengamankan dan mencegah terjadinya peperangan atau pertikaian antara sesama suku di Kalibobo, terkait dengan persoalan perempuan yang sehari sebelumnya.
Lanjutnya, dari pihak-pihak yang hadir dalam penyelesaian persoalan di hari pertama, (Sabtu, 29 November 2025), meminta untuk persoalan ini kembali didudukan lengkap dengan perwakilan dari DPRK, para kepala suku maupun tua adat yang ada.

“Kemudian kemarin itu sempat dipending, situasi sudah aman. Namun hari ini (Minggu) tadi kita sudah saksikan dipukul 15.30 WIT kembali terjadi aksi saling serang. Nah puji Tuhan, Alhamdulillah, pada saat kejadian tadi memang persiapan untuk melaksanakan apel kesiapan pengamanan kalender Kamtibmas jelang 1, 10 dan 14 Desember, sehingga keberadaan pasukan yang cukup sehingga kami langsung menuju ke TKP,” terangnya.

Tambahnya, gabungan personil ini kembali memisahkan pertikaian yang terjadi, dibantu Justinius Agimbau, Titus Kobogau dan Simson Weya dan menghentikan aksi buang panah atau saling serang.
“Dan saat ini kita dari Polres Nabire dibantu dengan rekan-rekan yang lain termasuk kehadiran tiga tokoh ini mengantarkan 11 masyarakat untuk mendapatkan perawatan medis. Situasi sementara kami kendalikan dan personil masih siaga mengamankan di sekitar TKP,” jelas Kapolres Nabire.

Ditambahkannya, mungkin sementara itu nanti perkembangan berikut nanti disampaikan kembali. "Kami sudah tegaskan, ini sudah dua kali datang berbicara menyampaikan imbauan untuk menghentikan pertikaian lantaran kita semua tinggal hitungan jam akan masuk di Desember. Bagi kita umat Nasrani persiapkan diri untuk menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru,” tandasnya.(rob)
Bagikan artikel ini



