NABIRE - Relaksasi atau soal kepastian bisa dan tidaknya akses transportasi, baik udara, laut dan darat di wilayah Meepago (utamanya Nabire) akan ditentukan hari ini, Rabu (24/06/2020).

Hal itu seperti terkemuka pada saat digelarnya jumpa pers, pihak Pemkab Nabire melalui tim gugus tugas Covid-19 Kabupaten Nabire Senin sore kemarin.

Di kesempatan itu, Plt. Sekda Nabire, Daniel Maipon yang memimpin konferensi pers menyatakan, terkait rencana atau kepastian soal pembukaan kembali transportasi udara, laut dan darat akan dibahas tanggal 24 Juni besok oleh para bupati se Meepago dan Forkopimda yang ada, termasuk pihak terkait.

Ditambahkan mantan Kepala Dinas Pendidikan Nabire itu, para bupati yang tergabung di asosiasi bupati wilayah Meepago akan mengadakan pertemuan dalam rangka menentukan sikap dan pandangan terkait dengan pembahasan relaksasi berkaitan kebijakan pembukaan transportasi darat, laut maupun udara di Kantor Bupati Nabire.

Mengapa demikian, jelas Daniel Maipon, selain Bapak Bupati Nabire selaku Ketua Asosiasi Bupati se wilayah Meepago, juga Kabupaten Nabire merupakan pintu masuk dan keluarnya untuk beberapa kabuapten yang ada di wilayah Meepago. 

Masih terkait hal tersebut, Wakapolres Nabire Kompol Samuel D Tatiratu, S.IK, ketika ditemui awak media ini Senin kemarin, juga menyampaikan dan berpendapat yang sama. 

Dimana, mantan Kabag Ops Polres Nabire itu menegaskan sesuai hasil rapat kemarin, maka terkait apakah transportasi udara, laut maupun darat di Kabupaten dibuka akan dilaksanakan pertemuan bersama para bupati se wilayah Meepago dan Forkopimda serta pihak atau stakeholder terkait guna diputusan hal tersebut.

Hal ini mengingat sesuai keputusan bersama sebelumnya para bupati se Meepago yang akan berakhir pada tanggal 25 Juni 2020 atau setelah empat belas hari sejak 11 Juni 2020 dikeluarkan kesempatan untuk tetap menutup akses transportasi di wilayah Meepago sebelumnya atau bahasa lain, hari ini akan ada evaluasi bersama para pimpinan kepala daerah tersebut.(wan)