Rekomendasi Ganda, Hambat Proses SK Pimpinan DPRD
NABIRE - Rekomendasi ganda dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bisa menghambat proses Surat Keputusan (SK) Gubernur Papua tentang Penetapan Pimpinan DPRD Kabupaten Nabire. Ditengarai, dua nama calon Wakil Ketua dari Partai Demokrat yang diusulkan DPRD Nabire beberapa waktu
Bagikan
NABIRE - Rekomendasi ganda dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bisa menghambat proses Surat Keputusan (SK) Gubernur Papua tentang Penetapan Pimpinan DPRD Kabupaten Nabire. Ditengarai, dua nama calon Wakil Ketua dari Partai Demokrat yang diusulkan DPRD Nabire beberapa waktu lalu, tidak ada masalah.
Sumber yang layak dipercaya di Nabire, Kamis (16/4) mengungkapkan dua nama calon pimpinan DPRD Kabupaten Nabire dari PKB yang diajukan yakni Naomi Kotouki dengan modal rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB, sedangkan Marthen Douw mendapat dukungan dari Dewan Syuroh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Nabire.Sebelum menetapkan pimpinan DPRD Kabupaten Nabire yang definitif, kantor gubernur mengembalikan masalah dukungan ganda tersebut kepada partai yang bersangkutan. Sementara, dua nama calon pimpinan dari Partai Demokrat, sudah tidak ada masalah, karena sudah disikapi oleh Dewan Pengurus Daerah (DPD) Provinsi Papua.Ketua DPC Partai PKB Kabupaten Nabire, Rofiq saat dihubungi melalui telepon selulernya, Kamis (16/4) siang mengatakan lagi pusing dengan masalah ini dan sedang kerja jadi mohon maaf tidak bisa melayani. “Mohon maaf pak, masalah ini saya tidak bisa layani” kata Rofiq melalui telepon sambil menambahkan, sebaiknya menghubungi Sekretaris DPC PKB.Sekretaris DPC PKB yang dihubungi media ini dikediamannya, yang bersangkutan sedang keluar. “Bapak ada keluar, antar telur,” jelas isterinya. Ketika mengecek di tempat usahanya, salah seorang karyawannya mengatakan, bapak sudah pulang.Mantan pengurus DPC PKB Kabupaten Nabire saat dimintai tanggapannya soal rekomendasi ganda mengatakan, soal siapa yang berhak ditentukan oleh Dewan Pengurus Cabang. Penentuan tersebut tidak dilihat dari berapa suara yang diraih saat Pemilu, tetapi itu merupakan keputusan partai sehingga siapa yang ditunjuk, ya itu keputusan partai.Kendati demikian, mantan pengurus yang enggan jati dirinya dikorankan ini menambahkan, ia tidak mengatahui apakah rekomendasi yang dikeluarkan oleh DPP itu melalui proses, dari DPC hingga ke DPP atau tidak. Demikian juga rekomendasi dari Dewan Syuroh DPC PKB Kabupaten Nabire ini juga sudah dibicarakan bersama dengan pengurus DPC PKB Kabupaten Nabire atau tidak tidak. Karena, rekomendasi dikeluarkan oleh pengurus di masing-masing jenjang tingkatan partai. (ans)
Bagikan artikel ini



