Reformasi Satuan Pendidikan, Dispen Gelar Temu Bupati Bersama Guru

DEIYAI - Pemerintah Kabupaten Deiyai dibawa kepemimpinan, Bupati Melkianus Mote dan Wakil Bupati Ayub Pigome, terus dilaksanakan sejumlah langkah strategis pembangunan di berbagai sektor, salah satu sektornya di sektor pendidikan.
Upaya pemerintah daerah, melalui dinas teknisnya ini fokus pada peningkatan mutu pendidikan di daerah, terutama dalam peningkatan mutu satuan pendidikan tingkat sekolah.
Peningkatan dan kemajuan mutu pendidikan, melalui sebuah langkah reformasi pendidikan ini dalam rangka mempersiapkan dan meningkatkan sumber daya manusia Deiyai yang handal dan berkwalitas.
Mengingat pentinya peningkatan sumber daya manusia yang berkwalitas itu, langkah strategis selaku instansi teknis, pada 7 Mei 2026 mengadakan temu diskusi Bupati Deiyai dengan para guru.
Dalam kegiatan temu diskusi ini dihadiri, para Kepsek tingkat TK, SD, SMP dan SMA/SMK hadir untuk membahas sejumlah hal terkait perkembangan pendidikan di daerah, berlangsung di Aula BKPSDM Deiyai Tigido, Waghete.
Dalam Diskusi tersebut, Bupati Mote mengatakan untuk meningkatkan mutu pendidikan, ditempuh melalui reformasi total terhadap satuan Pendidikan, dengan upaya di antaranya, diperketat pengawasan terhadap pungutan liar di sekolah, penertiban operator sekolah, pengevaluasian total terhadap sekolah yang dianggap tidak menjalankan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dan lainnya.
Selain membahas sejumlah hal menyangkut Pendidikan di daerah, Bupati Mote juga mendengar langsung ide, gagasan, saran, masukkan dan kritikan dari para kepala sekolah.

Dalam kesempatan itu, Bupati Mote menegaskan, tidak ada sekolah yang melakukan pungutan liar dalam proses penerimaan siswa baru dan semua operator sekolah jangan melebihi kepala sekolah dan jalankan dengan baik dalam tugasnya sebagai pemegang administrasi di sekolah.
Dirinya mengaku akan mengawasi, mengontrol terhadap sekolah yang tidak pernah menjalankan aktifitas maupun KBM di sekolah. “Sekolah yang seperti ini akan dievaluasi total dan sanksi terakhir ditutup,” tegasnya sebagai sebuah seruan yang ditindaklanjuti sebagai sebuah langkah maju dalam memajukan dunia pendidikan di Deiyai.
Apa pun saran, masukan dan kritikan membangun, yang disampaikan oleh para Kepsek merupakan bagian dari langkah maju dalam memajukan dunia pendidikan di deiyai.
Membangun dan memajukan dunia pendidikan di Deiyai, baik melalui pendidikan formal maupun non formal merupakan sebuah upaya dan tanggung jawab bersama dari semua pemangku pendidikan di daerah Deiyai.
Bupati Mote menambahkan, berbagai kebijakan dari pemerintah provinsi maupun pusat di bidang pendidikan, seperti Sekolah Sepanjang Hari (SSH) pihak Pemkab Deiyai siap mengawal bersama dalam rangka meningkat sumber daya manusia yang handal.

Selain itu, ke depan, Bupati Deiya juga akan berupaya penerapan kurikulum muatan lokal di sekolah-sekolah tentang budaya Mee di Deiyai.
Terakhir Bupati Mote mengajak kepada para guru, pihak terkait dan masyarakat Deiyai sebagai bagian dari orang tua siswa, untuk melangkah Bersama memajukan dunia pendidikan di Deiyai, sesuai harapan bersama. (hbb)
Bagikan artikel ini



