Realisasi DD Kalisemen: Proyek Fisik Rampung, BLT Tahap 2 Tuntas Disalurkan

NABIRE - Pemerintah Kampung Kalisemen, Distrik Nabire Barat, memastikan seluruh program kerja yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun anggaran berjalan telah terealisasi dengan baik. Fokus utama pembangunan diarahkan pada peningkatan infrastruktur desa serta penguatan jaring pengaman sosial melalui penyaluran bantuan tunai bagi masyarakat yang membutuhkan.
Mengenai pengerjaan infrastruktur fisik, Kepala Kampung Kalisemen, Sudiro, SE, menegaskan seluruh proyek yang diklaim selesai telah melalui proses pengecekan yang ketat. Volume pekerjaan dipastikan telah memenuhi standar yang ditetapkan dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Hal ini menjadi prioritas agar bangunan memiliki daya tahan lama dan memberikan manfaat maksimal bagi mobilitas warga.
Secara teknis, Sudiro merinci bahwa proyek fisik tersebut memiliki spesifikasi dengan panjang 200 meter, lebar 4,2 meter dan ketinggian 20 centimeter. Selain kesesuaian fisik, proses administrasi juga telah tuntas dilakukan.
"Serah terima hasil pekerjaan atau MDST sudah dilakukan, di mana pelaksana kegiatan telah menyampaikan laporan pertanggungjawabannya secara resmi," ungkap Sudiro saat memberikan informasi melalui jaringan seluler, Jumat (26/02/2026) lalu.
Tidak hanya pada sektor pembangunan fisik, Pemerintah Kampung Kalisemen juga memberikan perhatian serius pada bidang pemberdayaan dan bantuan sosial. Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) untuk Tahap 2 dilaporkan telah berjalan lancar tanpa kendala berarti di lapangan.
Sudiro menjelaskan, seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah menerima haknya secara utuh. Untuk tahap ini, penyaluran mencakup periode Triwulan III dan IV. Setiap KPM menerima bantuan uang tunai dengan total sebesar Rp1.800.000, yang diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga di Kampung Kalisemen.
Dengan tuntasnya pengerjaan fisik dan penyaluran bantuan non-fisik ini, pemerintah kampung berharap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa tetap terjaga. Ke depannya, program pemberdayaan masyarakat akan terus ditingkatkan guna mendorong kemandirian ekonomi warga di Distrik Nabire Barat.(sam)
Bagikan artikel ini



