NABIRE - Ratusan lulusan tes P3K Non Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2024 tahap satu, Rabu pekan lalu menggelar kegiatan aksi demo di Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Nabire guna meminta kejelasan pengisian Daftar Riwayat Hidup (RDH) yang telah dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat.

Dimana berdasarkan jadwal yang dikeluarkan BKN RI untuk pengisian RDH dimulai dari 15 hingga 22 September 2025, namun para lulusan tes P3K non-ASN ini tidak diberi tahu oleh pihak BKPSDM, sehingga kehadiran mereka ini hanya meminta kejelasan menyangkut waktu yang diberikan oleh pihak kantor BKN untuk pengisian RDH sangat singkat.

Karena berdasarkan jadwal yang telah ditentukan itu, apabila tidak dilakukan pengisian RDH oleh seluruh peserta tes P3K non-ASN angkatan pertama tahun 2024, maka selanjutnya akan dianggap gugur/batal dan tidak dilanjutkan dan apabila dibatalkan kira-kira kemana nasib 379 P3K non-ASN yang telah dinyatakan lulus tes.

Demikian dikatakan Koordinator Lapangan (Lorlap) P3K non-ASN tahap 1 tahun 2024, Pice Kuway, kepada Papuapos Nabire, Kamis (18/9) di halaman Kantor BKPSDM Kabupaten Nabire yang terletak di Jalan Pepera seraya menambahkan, pihaknya akan menduduki kantor dan memalang kantor agar tidak ada pelayanan. “Kami juga bagian dari pelayanan yang harus dilayani,” ujarnya.

Selaku Korlap bersama seluruh teman-teman P3K non-ANS tahap satu 2024 akan menduduki kantor BKPSDM Kabupaten Nabire hingga ada jawaban resmi soal pengisian RDH yang dikeluarkan oleh Kantor BKN RI dan tidak mungkin waktu dari 15 hingga 22 September 2025 akan diputar kembali, sehingga mereka masih punya kesempatan.

Sehingga seluruh teman-teman yang telah dinyatakan lulus P3K non-ASN tahun 2024 lalu tahap pertama ini sudah bertekad menduduki Kantor BKPSDM sampai ada kejelasan atau jawaban soal pengisan DRH dan sepanjang belum ada jawaban kantor BKPSDM juga tidak bisa memberikan pelayanan kepada pegawai. “Kami peserta tes P3K juga bagian yang harus dilayani di kantor BKPSDM Kabupaten Nabire ini,” tandasnya.(des)