NABIRE – Dinkas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Nabire melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi, Pelaksanaan Deteksi Dini, Preventif dan Respon Penyakit tingkat kabupaten/kota. Kegiatan yang digelar Senin (29/7/24) di Hotel JDF ini dimaksudkan untuk membangun komitmen, kebersamaan dan bagaimana upaya usaha untuk melakukan pencegahan dan pengendalian penyakit.


Hal ini seperti disampaikan Kepala Pemberantasan dan Pencegahan Penyakit Menular (P2M) Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Nabire, Alfred D. Lambey, SKM, M.Kes. Kata dia, kegiatan diikuti sekitar 111 orang.


“Peserta terdiri diantaranya dari Dinkes Provinsi Papua Tengah, Dinkes Kabupaten Nabire, eselon 3 dan 4 di lingkungan Dinkes Kabupaten Nabire, 15 kepala distrik, kurang lebih 34 kampung dan kelurahan, 32 Kepala Puskesmas serta PJ-PJ program,“ ucapnya.


Dirinya juga mengatakan, dengan kegiatan ini diharapkan pihaknya bisa bermitra bersama kepala distrik, kelurahan kampung, para Kepala Puskesmas. Sehingga penanganan ini bisa dilakukan secara komprehensif dengan dukungan kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama.


Lanutnya, peran dinas kesehatan dalam perencanaan program bagi Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fayankes) di wilayahnya sangat menentukan. Dengan harapan program yang dibuat dapat dirasakan langsung masyarakat.


“Upaya pencegahan dan pengendalian penyakit dilakukan dengan kegiatan aktif berupa cegah, temukan dan obati. Hal yang tidak kalah penting yang perlu kita perhatikan adalah komunikasi dan koordinasi internal maupun eksternal secara langsung dan berjenjang,” tandasnya. (edi)