NABIRE – Rapat koordinasi (Rakor) tim pengelola Kawasan Ekosistem Esensial (KEE), Kamis (3/8/23) di Aula Bappeda Nabire, mendukung perencanaan penurunan emisi bersama Pemerintah Kabupaten Nabire dalam hal mendukung konservasi keanekaragaman hayati dan pembangunan rendah karbon. Dr. H. Mukayat selaku Ketua KEE membentuk tim bersama kepala dinas yang ada di Nabire.

Tim pengelola KEE dibentuk melalui SK Bupati Nabire nomor 288 tahun 2022 yang merupakan tindak lanjut penerbitan SK Bupati nomor 18 tahun 2022 tentang penetepan KEE yang berada di Kabupaten Nabire. Mukayat koordinator bidang perencanaan litbang monev dan pelaporan KEE. Tim pengelola KEE diikuti masing-masing kepala dinas yang ada di Kabupaten Nabire.

Dikatakan Yasor Viktor Sawo, SP, M.Si, bersama tim monitoring baru-baru ini hasil dari evaluasi menunjukkan hasil pengelolaan KEE di dua tempat yaitu Kampung Sima, dan Kampung Wanggar Pantai berjalan lancar. Agenda yang dilakukan, kegiatan seperti patroli hutan, membuat rumah semai, kebun ketahanan pangan, pemantauan hutan, Kelompok Tani Hutan (KTH), dan Kelompok Wanita Tani (KWT). 

Ditemukan sejumlah kendala yang ada di lokasi, namun kendala ini dapat diatasi bersama dengan menggandeng Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Unit Pelaksana Teknis (UPT) dalam hal ini menggandeng Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan Pemerintah Kabupaten Nabire agar cepat terealisasi.

Dikatakan Andrea Aditya selaku fasilitator Yayasan Pusat Informasi Lingkungan Indonesia (PILI), berkalaboraasi dengan Pemerintah Kabupaten Nabire didukung Goodhobe Asia Holdings (GAH) mendampingi kelompok pemuda, perempuan, adat, masyarakat, dan pihak terkait. Di dua lokasi percontohan yaitu Kampung Sima, Yaur, dan Kampung Wanggar Pantai.

Distrik Yaro pada prioritas peningkatan kesejahteraan masyarakat adat dengan pemanfaatan sumber daya alam berkelanjutan. Dengan harapan kegiatan di dua kampung ini yang menjadi contoh bagi kampung lainnya di KEE kedepan. 

Rapat koordinasi tim pengelola KEE ditutup dengan tanda tangan berita acara hasil-hasil rapat rekomendasi pengelolaan KEE untuk satu tahun kedepan. (feb)