Putri Sejati Srikandi Indonesia Peringati Hari Ibu Nasional
NABIRE - Perkumpulan Putri Sejati Srikandi Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, memperingati Hari Ibu Nasional ke-96, di Perumahan Pemda Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, Sabtu (21/12/2024) pukul 11.00 WIT atau tepatnya bertempat di kediaman Joko Santoso, salah satu anggota Putri Sejati Srikandi di Nabire.

NABIRE - Perkumpulan Putri Sejati Srikandi Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, memperingati Hari Ibu Nasional ke-96, di Perumahan Pemda Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, Sabtu (21/12/2024) pukul 11.00 WIT atau tepatnya bertempat di kediaman Joko Santoso, salah satu anggota Putri Sejati Srikandi di Nabire.
Joko Santoso, dalam kesempatan itu mengatakan, hari ini hari ibu. Ibu adalah komando sang putri sejati di seluruh dunia, putri sejati memperingati hari ibu dengan senang hati, membangkitkan rasa cinta yang sangat dalam kepada ibu di hari ibu ini.
Lanjutnya, putri sejati dari Sabang sampai Merauke tetap menjaga kebersamaan dalam Bhinneka Tunggal Ika, mempererat persatuan dan kesatuan.

Katherin Maruanaya, dalam sepatah dua katanya menyampaikan, surat resmi langsung dari kementerian dan juga persetujuan akan pengesahan Srikandi Putri Indonesia Bhinneka Tunggal Ika, berkedudukan di Kabupaten Nabire sesuai salinan akta nomor 33 tahun 2024 tanggal 10 Juli 2024 yang dibuat oleh Agustina SH.
"Kedua keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, ditetapkan di Jakarta tanggal 2 Agustus 2024, atas nama Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia, Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum, Cahyo Rahadian Muksat, SH," katanya.
Sementara itu, Joselina Sipora Boray, S.SiT dalam sambutannya mengatakan, adanya Putri Srikandi melayani bersama bekerjasama, melaksanakan tugas sebagai perempuan Indonesia yang ada di Papua Tengah. "Mari membangun bersama-sama dengan pemerintah kita, apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab seorang ibu, seorang perempuan. Hari ini kita maknai dengan makna Hari Ibu ke-96," ucapnya.
Ditambahkan, ada banyak ungkapan yang disampaikan. Dibalik suksesnya seorang suami, dibalik suksesnya seorang pejabat atau pengusaha apapun, ada seorang ibu ada seorang mama ada seorang perempuan yang dengan luar biasa mendedikasikan dirinya. Mendukung suaminya dalam pekerjaannya, sehingga kehidupan yang ada, karir kesuksesan yang ada, kekuatan yang ada pada perempuan.
Ada juga ungkapan lain yang mengatakan, di dalam rumah ada seorang ibu yang terus mengurus putra-putrinya untuk bersekolah, mengurus menjadi seorang dokter, menjadi seorang guru, menjadi seorang hakim atau apapun yang ada di dalam rumah.
"Pendidikan pertama yang di dalam rumah berasal dari ibu, dan ibu punya segala-galanya dan pengetahuan yang tadi disebutkan, bisa jadi dokter, guru, penjahit, ketika ada kancing baju anak rusak ataupun resleting rusak bisa diperbaiki oleh ibu, sebelum ke penjahit," ucapnya.
Joko Santoso menambahkan, mewakili Ketua Srikandi, deklarasi perkumpulan Putri Sejati Srikandi Indonesia, satu menjunjung tinggi Pancasila. Dua, siap menjalin satu kesatuan dalam Bhinneka Tunggal Ika. Tiga, akan mendukung membangun negeri dan bersinergi dengan pemerintah.
Dirinya selaku pendiri, mengharapkan seluruh yang hadir untuk saling menjaga. Putri sejati adalah bela negara dalam kesatuan Indonesia.
Selanjutnya, dari pihak pemerintah diwakili Staf Ahli 2 Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Provinsi Papua Tengah, Herman Kayame, S.T.,M.T, saat membacakan sambutan Pj Gubernur Papua Tengah mengatakan, peringatan Hari Ibu ke-96 ini bukan sekadar momen seremonial, tetapi merupakan saat yang sangat penting untuk mengingat, menghormati dan merenungkan peran besar ibu-ibu kita dalam perjalanan bangsa ini.

"Peran ibu tidak hanya terbatas pada keluarga, tetapi juga berkontribusi aktif dalam berbagai bidang pembangunan di daerah ini, termasuk di bidang sosial, budaya, ekonomi dan pendidikan," katanya.
Lanjutnya, tema Hari Ibu ke-96 ini yakni 'Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045'. Tema ini sangat relevan dengan semangat pemberdayaan perempuan di Papua Tengah, di mana terus mendorong perempuan untuk aktif berpartisipasi dalam pembangunan daerah dengan tetap menjaga nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang kita junjung tinggi.
"Ibu adalah pilar keluarga, sekaligus pembentuk generasi penerus yang tangguh dan berakhlak mulia. Melalui momen ini, saya mengajak seluruh elemen masyarakat Papua Tengah untuk memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada ibu dan perempuan Indonesia. Semoga ini menjadi momentum bagi kita semua untuk semakin memberikan kesempatan yang lebih luas bagi perempuan untuk berperan aktif dan menciptakan masyarakat yang inklusif di Papua Tengah," tutupnya.(feb)
Bagikan artikel ini



