Puluhan Praja IPDN Magang Perdana di Nabire

NABIRE - Puluhan Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) melakukan magang perdana di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah. Dalam arahannya, Minggu (13/4/25), Asisten I Setda Kabupaten Nabire, La Halim, S.Sos menyampaikan agar peserta magang harus siap di setiap sektor penempatan. Kata La Halim, masing-masing praja disebar diberbagai sektor, yakni di kelurahan, kecamatan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di wilayah Kabupaten Nabire.
Ada sejumlah poin yang disampaikan saat pengarahan. Diantaranya, melaksanakan magang dengan bekerja turun langsung ke tempat kerja agar mendapatkan pengalaman dan penerapan materi. Diharapkan praja dapat berkontribusi bagi daerah tempat magang dengan memberikan terobosan dan ide kreatif disetiap bidang.
Sementara itu, sambutan Rektor IPDN, Dr. H. Suhajar Diantoro, M.Si, dengan cara magang diharapkan sebagai tuntutan kurikulum Pengajaran, Pelatihan Dan Pengasuhan (Jarlatsuh) IPDN. Kurikulum yang digunakan di IPDN adalah kurikulum tritunggal terpusat bernama JarLatSuh. Peserta didik (praja, red) IPDN merupakan perwakilan dari setiap provinsi yang ada di Indonesia.
Katanya, praja IPDN perlu memiliki kemampuan teknis pemerintahan. Dan dalam kegiatan magang, praja madya dihadapkan pada kemampuan teknis lapangan sesuai kualifikasi prodi masing-masing. Lembaga berharap praja madya dapat membantu pemerintah daerah untuk melaksanakan program khusus yang dibutuhkan oleh daerah kabupaten/kota.
Selain itu, praja harus tetap menjaga pola kehidupan dan tata krama praja sesuai peraturan Mendagri tentang pedoman tata kehidupan praja, khususnya tata kehidupan praja di luar kampus. Bagi praja yang melanggar akan dikenakan sanksi. Dan praja harus tetap menjaga kesehatan melalui pola hidup teratur dan disiplin agar dapat melaksanakan program magang dengan baik. Praja juga dituntut melaksanakan segala perintah/arahan dari pembimbing maupun perangkat daerah.
“Mohon kerjasama bapak ibu perangkat daerah agar praja dapat melaksanakan kurikulum magang dengan baik. Dan dalam hal ini semua praja harus aktif di setiap bidang dan penempatan harus siap. Agar kedepan dalam pekerjaan dan bidangnya bisa dapat terlaksana dengan baik,” tuturnya. (feb)
Bagikan artikel ini



