Proyek Pembangunan Kediaman dan Kantor Bupati Nabire Bertahap
Untuk tahap pertama tahun ini, pembangunan rumah kediaman bupati dianggarkan sebesar Rp4,7 miliar dengan target pengerjaan hingga pemasangan rangka baja.

NABIRE — Pemerintah Kabupaten Nabire tengah menjalankan proyek pembangunan rumah kediaman bupati dan Kantor Bupati Nabire. Kedua pengerjaan fisik tersebut dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Nabire dan dilaksanakan secara bertahap.
Untuk tahap pertama tahun ini, pembangunan rumah kediaman bupati dianggarkan sebesar Rp4,7 miliar dengan target pengerjaan hingga pemasangan rangka baja. Sementara itu, pembangunan di lingkungan Kantor Bupati dialokasikan sebesar Rp2,8 miliar pada tahap awal untuk pengerjaan pondasi.
Pemerintah daerah menargetkan kedua proyek pembangunan fisik tersebut dapat rampung sepenuhnya pada tahun depan melalui penganggaran tahap kedua. Seluruh proses pelaksanaan proyek ditegaskan berjalan secara transparan dan sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.
Proses penentuan pelaksana proyek dilakukan secara terbuka melalui mekanisme lelang elektronik (e-katalog/LPSE), bukan melalui penunjukan langsung. Hal ini dikarenakan estimasi nilai anggaran pembangunan tersebut tergolong besar sehingga wajib melalui prosedur lelang resmi.
“Karena ini dilelang elektronik, jadi bukan penunjukan. Memang ini dilelang karena masuk dalam kategori anggarannya besar, jadi tidak bisa ditunjuk langsung,” tutup Sekertaris Daerah (Sekda) Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd., M.Pd., saat ditemui Papuapos Nabire di ruang kerjanya, Selasa, 13 Oktober 2026. (sam)
Bagikan artikel ini



