NABIRE – Sebanyak 25 murid SMPN 4 Nabire mengikuti program belajar berbahasa Inggris di Kampung Inggris Kediri, Jawa Timur, merupakan program inovasi belajar untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam rangka 100 tahun Indonesia Merdeka.

Karena dipastikan pada 100 tahun Indonesia Merdeka atau 45 tahun mendatang, anak-anak yang pada hari ini kita berangkatkan ke Kampung Inggris untuk belajar berbahasa Inggris yang baik dan benar, akan menjadi generasi yang siap menggantikan kita membangun daerah ini.

Untuk itu program inovasi belajar berbahasa Inggris yang telah diprogramkan oleh pihak sekolah dengan dukungan orang tua murid, diharapkan dapat menjadi satu awal langka maju menyiapkan percepatan SDM yang berkwalitas nanntinya.

“Sesungguhnya dengan pengiriman 25 murid ini, pihak sekolah belum puas. Karena pada awalnya telah dibahas bersama orang tua murid dan ada 86 anak yang siap. Namun dengan berjalannya waktu hanya 25 anak saja yang punya kesempatan,” kata Kepala Sekolah SMP N 4 Nabire, H. Suwandi.

Kepala Sekolah SMPN 4 Nabire berjanji untuk terus membangun hubungan baik dan berkesinambungan dengan pihak Kampung Inggris. Diharapkan program ini tidak hanya di SMPN 4 Nabire, tetapi sekolah lain juga harus dilibatkan.

Kata dia, keberangkatan 25 murid SMPN 4 Nabire untuk mengikuti program inovasi belajar berbahasa Inggris ini, semua biaya tiket pesawat, makan minum hingga biaya kos-kosan ditanggung oleh orang tua murid.

Keberangkatan 25 murid ini diharapkan ada program keberangkatan gelombang kedua yang semuanya dari murid-murid Orang Asli Papua (OAP) sebanyak 32 anak di pertengahan bulan Mei atau memasuki minggu ketiga bulan ini.

“Untuk itu besar harapan kami kepala sekolah dan dewan guru agar ada perhatian dan bantuan dari pemerintah daerah. Sebab ini program inovasi belajar untuk menyiapkan SDM dalam rangka menuju 100 tahun Indonesia Merdeka,” katanya. (des)