NABIRE - Kepolisian Resor Nabire yang membawahi 2 kabupaten, yang merupakan wilayah hukumnya (Wilkum), yakni Kabupaten Nabire dan Dogiyai, secara umum siap mengamankan jalannya pelaksana Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019.Hal ini seperti ditegaskan Kapolres Nabire AKBP Sonny M Nugroho Tampubolon, S.IK, ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin siang kemarin. Pada prinsipnya pihak Polres Nabire dibantu stakeholder yang ada di Wilkum Nabire siap mengamankan jalannya Pemilu, baik Pilpres maupun Pileg, 17 April besok.Lanjut dikatakan Kapolres Sonny, untuk pelaksanaan pengamanan pada Pemilu tahun 2019 ini, Polri bersama unsur TNI dan stakeholder lainnya telah siap mengamankan agenda nasional ini, khususnya di wilayah hukum Polres Nabire.“Untuk jumlah TPS yang diamankan sebanyak 1.128 TPS (Nabire dan Dogiyai) dengan jumlah personel Polri dalam pengamanan 397 personil, dibackup oleh TNI sebanyak 150 personil (Nabire 100 dan Dogiyai 50 personil), BKO Brimob Den C sebanyak 45 personel dan BKO Polda Papua 40 personel,” terang mantan Kapolres Supiori ini.Ditambahkan Kapolres, untuk TPS terjauh ada 6 distrik, diantaranya di Kabupaten Nabire Distrik Dipa dan Menou sedangkan untuk Kabupaten Dogiyai, Distrik Mapia Barat, Mapia Tengah, Sukikai Selatan dan Piyaiye. “Tetap kami turun melakukan pengamanan dan pada prinsipnya apa yang dilaksanakan pihaknya tetap melakukan pengamanan dan pengawalan dengan sistem pengamanan melekat. 2 anggota bisa mengamankan 4 hingga 10 TPS dengan dibackup anggota TNI dan stakeholder lainnya,” jelas Kapolres Sonny. Sekedar menambahkan, untuk pergeseran pasukan di daerah Dogiyai, jajaran Polres Nabire juga telah mengirimkan 132 personil dan terakhir, Senin sore kemarin yang dipimpin langsung Kabag Ops Polres Nabire AKP Helmy Tamaela, S.IK.(wan)