JAYAPURA - Kasus penembakan sesama anggota polisi terjadi di Jalan Padang Pasir Sentani Kabupaten Jayapura, Kamis (19/01/2017) sekitar pukul 12.30 WIT. Adalah Bripda SW, anggota Polres Jayawijaya yang ditembak dibagian kaki, karena melawan saat hendak ditangkap oleh Anggota Polres Jayapura.Dari data yang diperoleh, kejadian saling tembak sesama polisi itu bermula di saat Bripda SW bersama dua orang temannya mendatangi Kantor Satuan Lalu Lintas Polres Jayapura dengan membawa surat kendaraan. Mereka bermaksud menemui Brigpol Kalvarina guna menanyakan kendaraannya yang ditahan pada Rabu (18/01). Mereka lantas tidak mau bicara baik-baik sambil mengeluarkan cacian serta menantang anggota Lantas dan meninggalkan kantor Lantas.Melihat itu, anggota lainnya, Brigpol Ondi dan Bripka Udin sempat mengajak dan berbicara baik-baik tetapi SW tetap melawan sampai melakukan perlawanan dan sempat berkelahi. Bahkan, Bripda SW sempat menodongkan senjata Revolver yang dipegang kearah anggota Brigpol Udin.Saat bersamaan, anggota Opsnal Reskrim Polres Jayapura yang lewat mencoba menenangkan SW yang tetap melawan. Brigpol SW terus melawan dan ancang-ancang mengeluarkan senjata Revolver yang dia pegang sambil melarikan diri kearah jalan Padang Pasir Flapouw, sehingga Opsnal Reskrim melumpuhkan dengan cara menembak betis bagian kiri oknum anggota Jayawijaya tersebut.Setelah dilumpuhkan, senjata miliknya diamankan oleh KBO Satlantas polres Jayapura dan SW dilarikan ke RS Bhayangkara.Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua, Irjen Paulus Waterpauw membenarkan hal itu. “Kita prihatin dengan kejadian ini. Kami baru dapat info dari Kapolres Jayapura terkait masalah ini,” kata Waterpauw.Dia kemukakan, hal itu lebih pada kesalahpahaman antara anggota. “Semacam miss understanding. SW ini datang tanpa pakaian dinas dan marah serta mengeluarkan senjata lalu sempat lari. Dia dikejar dan ditembak pada kakinya. Saat ini sudah dirawat di RS Bhayangkara. Kasus ini akan ditangani Propam,” pungkas Kapolda Waterpauw. (fani)