NABIRE - Bertempat di Gereja St Petrus Kampung Bumi Mulia, Distrik Nabire Barat (Nabar)  Kabupaten Nabire dilaksanakan Polisi Pi di Gereja, Sahabat Tokoh Agama, Polsek Nabar, dengan tema “Penyuluhan tentang Bahaya Narkoba dan Minuman Keras”, awal pekan ini. Kegiatan Polisi Pi di Gereja dihadiri langsung oleh Pastor Injonito Geridakrus, SCHP, Kanit Binmas Polsek Nabire Barat Aiptu Paulus Lesomar, Aipda Eko Susanto (Pemberi Materi) dan para Jemaat Gereja St, Petrus Kampung Bumi Mulia kurang lebih 150 jemaat."Narkoba dan minuman keras sangat berbahaya bagi kesehatan. Apabila Kita mengkonsumsi Narkoba dan Miras tidak ada untungnya sama sekali, karena dapat merusak organ tubuh, syaraf otak, bertentangan dengan agama dan merusak ekonomi rumah tangga,” kata Aipda Eko saat memberikan materi.Lanjut dia, banyaknya masyarakat yang kecanduan Narkoba dan minuman keras, tak banyak pula berakibat hubungan rumah tangga yang tidak harmonis serta menurunnya prestasi bagi anak-anak dan akhirnya berurusan dengan pihak kepolisian."Mulai sekarang kita harus komitmen bersama guna memerangi Narkoba dan Miras. Narkoba No Prestasi Yes, Minuman Keras No Kesehatan Yes,” ucap Aipda Eko.Terkait giat tersebut, menurut Kapolres Nabire AKBP Sonny M. Nugroho T, S.Ik, apa yang dilakukan oleh Polsek Nabire Barat merupakan hal yang baik atau positif bagi kita sekalian dengan kegiatan polisi pi di gereja.“Penyuluhan tentang dampak negatif dari Narkoba bertujuan agar masyarakat mengerti dan paham tentang bahaya Narkoba dan minuman keras agar tidak lagi mengkonsumsi/menggunakan barang tersebut,” tambah Kapolres Nabire lewat pesan singkatnya, ketika dikonfirmasikan kemarin. (wan)